KOPI Bincang Anak, Bahas Bersama Kak Seto

Beberapa hari sebelum acara KOPI Bincang Anak, Bersama Kak Seto. Saya berinisiatif untuk mengajak siswa-siswi OSIS dan PMR SMA Negeri 102 Jakarta Timur, dimana sebagiannya adalah Blogger PMR yang terlah dilatih pada saat pelatihan blog oleh PMI Kota Jakarta Timur. Hal ini saya nyakinkan bahwa sangat baik jika anak sendiri yang mendengarkan langsung acara ini.

Tidak hanya seruan ibadah dan bermuamalah di bulan berkah Ramadhan ini. Acara yang bertajuk Ramadhan Bincang Anak 1437H jadi oase empati dan simpati masyarakat madani.

“Kami peduli sebagai orang tua yang terus mendidik diri untuk menerima anak yang lain sebagai anak sendiri sehingga maraknya kasus kekerasan seksual anak dan perempuan belakang ini membangunkan sinergi dan kesadaran madani dari kita semua, kalau bukan kita yang peduli siapa lagi?,” papar Kak Hoky Sekjen Koalisi Anak Madani Indonesia disingkat KAMI.

Ramadhan Bincang Anak 1437H terselenggara oleh KAMI dan KomnasAnak Era Baru dibawah kepemimpinan Kak Seto menggandeng Sarinah Persero.

Ada kesejarahan yang faktual bahwa Ibu Sarinah mendidik Soekarno kecil menjadi remaja cerdas dan berkharisma sehingga dunia mengaguminya sebagai Bapak Bangsa negeri ini.

“Sarinah juga 1 dekade ini sebagai IBU para UKM dan pengrajin tradisional yang produknya sudah mendunia dan diminati pasar mancanegara. Mengasuh, mendidik dan menyalurkan produk tersebut laiknya orang tua yang membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang. Kami bangga bisa terlibat di acara Ramadhan Bincang Anak ini,” jelas Ira PuspaDewi CEO Sarinah Persero.

Sementara itu Ramadhan Bincang Anak terdiri dari Sesi I: 14 Juni bersama Kak Seto (KomnasAnak), Kak Niam (KPAI) dan Kemkumham Kak.Akbar Hadi
Tajuk Bincang: Menyorot Realitas Napi Kekerasan Seksual Anak Terbesar Ke-3 Jadi Penghuni Lapas
Sesi II: 21 Juni bersama Kak Reza Indragiri (Penulis Buku Ajarin Ayah Nak-Komisioner Komnas Anak), Kak Henny-Komisioner Komnas Anak dan Kak Seto-Ketua Komnas Anak
Tajuk Bincang: Keluarga Jadi SolusiCerdas Anti Kekerasan Anak.

Ada pemutaran trailer Film Pendek tentang Anak Jalanan dan Film Untuk Angeline yang siap tayang nasional 21 Juli mendatang serta lagu-lagu anak yang dinyanyikan oleh puteri A.Kasandra Putranto.

Ini semua adalah produk dari KAMI untuk membantu penggalangan program KOMNAS ANAK era baru dibawah kepemimpinan Kak Seto.

“Jadi Sahabat Anak adalah keniscayaan yang dinanti agar mempercepat Satgas Perlindungan Anak sampai di tingkat level RT-RW sehingga kasus kekerasan seksual anak dapat terdeteksi cepat dan tertangani, apalagi dari pemberitaan yang ada Napi kekerasan anak terbesar ketiga yang menjadi penghuni lapas. Menjadi sahabat anak artinya mengawasi dan selalu berhati-hati sehingga terhindar dari predator anak,” imbuh Kak Seto sebagai Ketua Umum Komnas Anak EraBaru.

Sementara itu Ramadhan Bincang Anak 1437H ini didukung sepenuhnya Film Untuk Angeline persembahan spesial untuk Hari Anak Nasional 23 Juli yang siap tayang nasional 21 Juli dari PH Citra Visual Sinema sebagai salah satu elemen dari KAMI.

Untuk Angeline yang terinspirasi dari fakta persidangan dari kasus tragis dan mengenaskan alm.Engeline 2015 dimana semua nama sudah disamarkan dan diceritakan sebagai film fiksi segala usia yang susah lolos sensor. Diperkuatkan jajaran aktris kondang ibukota seperti Kinaryosih, Naomi Ivo, Dewi Hughes Tengku Rifnu Wikana, Rowena, Kak Seto Mulyadi dan lainnya.

Pastinya siswa siswi SMA Negeri 102 Jakarta Timur akan bercerita kepada teman-temannya, guru-guru dan kedua orangtuanya dirumah. Pengalaman bersama dengan dapat langsung bertemu Kak Seto untuk dapat berfoto bersama. Semoga kejadian yang menimpa anak Indonesia dapat dihentikan. Sehingga pada saat kami berfoto bersama, sambil berkata, Stop,Kekerasan kepada anak..!

Cerita Fiksi Dibalik Film Surat Cinta Untuk Kartini

Kisah ini dimulai dari para pelajar Sekolah Dasar (SD) yang bosan dengan pelajaran sejarah yang setiap waktu dikemas itu-itu saja sebagai sebuah mata pelajaran sejarah nasional yang menjadi pelajaran utama di sekolah.

MNC Picture mengemas cerita fiksi dalam mengangkat sisi lain dari perjuangan RA Kartini dalam mengangkat emansipasi wanita di Jawa. Pelajaran sejarah itu sesungguhnya tidak membosankan terkadang penyampaian yg terlalu kaku. Namum Seorang guru bernama Rangga, mengemas kisah ceritanya menjadi menarik dan memotivasi murid-murid untuk meniru perjuangan Ibu Kita Kartini dalam sebuah cita-cita yg akan dicapai kelak oleh mereka.

Surat Cinta Untuk Kartini merupakan sebuah film Drama Indonesia, Film Surat Cinta Untuk Kartini ini Di sutradarai Oleh Azhar Kinoi Lubis dan Naskahnya di tulis oleh Vera Varidia, FIlm garapan MNC Pictures ini akan rilis pada tanggal 21 April 2016

Film Drama Indonesia “Surat Cinta Untuk Kartini” bercerita tentang seorang cowok tampan yang bekerja sebagai seorang tukang pos di era 1900 an, Dia bernama Sarwadi (Chicco Jerikho).Sarwadi kebetulan bertugas mengantarkan surat – surat ke wanita cantik bernama Kartini (Rania Putri Sari).Dari situ lah awalnya Sarwadi mengenal Kartini, dan selang beberapa waktu Sarwadi Jatuh Cinta kepada kartini.

Surat Cinta Untuk Kartini, merupakan sebuah film yang ceritanya merupkan kisah fiksi dengan latar belakang sejarah pada Era Kartini di tahun 1900an. Film Surat Cinta Kartini sendiri akan di sutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan naskah skenarionya di tulis oleh Vera Varidia.

Film Surat Cinta Untuk Kartini ini di bintangi oleh Chicco Jerikho dan Rania Putri, Ayu Dyah Pasha, Maya Putri, Ence Bagus, Keke Harun, Ahmad Rosadi, dan Melayu Nichole,

Kemasan fiksi dalam film ini sangat menarik dan bisa menjadi sesuatu yang tidak membosankan untuk para pelajar mempelajari sejarah nasional Indonesia. Melalui Ibu Kita Kartini inilah kita mengenal istilah emansipasi wanita, karena melalui tulisan-tulisan Kartini tersebar kisah perjuangannya hingga ke luar negeri sampai ke negeri Belanda.

Jadi saksikan film Surat Cinta Untuk Kartini di bioskop kesayangan Anda pada tanggal 21 April 2016 dan ajak seluruh keluarga untuk menyaksikannya.

Komitmen Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia di Batam, Kepri

Sebuah perhelatan besar yang diadakan oleh Kemenpar RI dengan mengundang Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata se-Indonesia dalam rangka Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) yang diadakan di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mulai tanggal 30 Maret hingga 1 April 2016.

Hadir dalam rakornas yang baru pertama kali diselenggarakan Deputi BPKK, Kemenpar ini antara lain Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah, Dirjen Kelembagaan Kementerian Ristek & Dikti Dr. Ir. Patdono Suwignjo, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud Hamid Muhammad, Sekda Kepri Reni Yusneli, dan Sekjen Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Djunaedi.

Ki - Ka, Deputi BPKK Ahman Sya, Sekda Kepri Reni Yusneli, dan Sekjen Gabungan Industri Pariwisata Indonesia  (GIPI) Didien Djunaedi dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI ,Ferdiansyah
Ki – Ka, Deputi BPKK Ahman Sya, Sekda Kepri Reni Yusneli, dan Sekjen Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Djunaedi dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI ,Ferdiansyah

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan (Deputi BPKK) Kementerian Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata se-Indonesia di Hotel Harmoni One Center Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Rakornas mengangkat tema “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing lulusan SMK Pariwisata di era Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang dibuka oleh Deputi BPKK Ahman Sya tersebut berlangsung selama tiga hari (30 Maret hingga 1 April 2016) membahas sejumlah agenda utama seputar komitmen para stakeholder khususnya lembaga pendidikan dalam mencetak SDM pariwisata berkualitas agar mampu bersaing di pasar kerja era pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Pemerintah (Kemenpar) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing SDM pariwisata yang tahun ini diwujudkan dalam program kegiatan antara lain memfasilitasi kegiatan sertifikasi bagi 35.000 tenaga kerja sektor pariwisata. “Angka ini mengalami kenaikan 100% dari target tahun 2015 yang lalu sebanyak 17.500 tenaga kerja,” kata Ahman Sya.

Selain itu Kemenpar juga melakukan program kegiatan memfasilitasi pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang pariwisata di 34 provinsi serta pelatihan dasar pariwisata untuk 17.600 orang di seluruh Indonesia. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan yang tahun ini mentargetkan kedatangan 12 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air. “Pelatihan dasar pariwisata antara lain berupa pemberian pemahaman dan pelatihan penerapan Sapta Pesona (keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, keindahan, keramahtamahan, dan kenangan) bagi SDM pariwisata sebagai kunci utama dalam menciptakan pelayanan prima bagi wisatawan dalam rangka peningkatan daya saing,” kata Ahman Sya.

Ada tiga (3) komitmen yang diharapkan lahir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata se-Indonesia di Hotel Harmoni One Center Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (30/3).

Pertama, mendorong mensukseskan pembangunan pariwisata Nasional, mengingat sektor ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, mengatasi kemiskinan, dan melestarikan lingkungan atau pro growth, pro job, pro poor, dan pro environment.

Kedua, meningkatkan kurikulum berbasis kompetensi dengan peningkatan di berbagai bidang.

Ketiga, SMK Pariwisata harus memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang pariwisata sendiri.

Komitmen ini diyakini akan mencetak SDM pariwisata yang andal dan profesional berstandar ASEAN.

Tahun 2015 daya saing SDM pariwisata Indonesia di tingkat ASEAN masih berada di ranking 5 di bawah Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina, sedangkan di tingkat dunia berada di rangking 53 dari 141 negara atau jauh tertinggal dari Singapura di ranking 3 dan Filipina di ranking 42 dunia.

Menurut Deputi BPKK Ahman Sya, dalam upaya meningkatkan daya saing, sejumlah kelemahan SDM pariwisata kita harus diperbaiki terutama dalam hal penguasaan bahasa Inggris, “SDM pariwisata kita masih lemah dalam tiga hal yakni; penguasaan bahasa asing terutama Inggris, teknologi informasi (IT), maupun manajerial. “Untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata kita, tiga hal ini menjadi fokus perhatian,” kata Ahman Sya.

Melalui Rakornas SMK Pariwisata, menurut Ahman Sya, akan menjadi komitmen bersama antara pemerintah dan stakeholder khususnya bidang pendidikan untuk mendukung program penciptaan SDM pariwisata berkualitas agar dapat memenangkan persaingan. Tenaga kerja pariwisata Indonesia diharapkan akan mudah mengisi peluang kerja di sektor pariwisata khususnya untuk 38 job titles yang telah disepakati bersama dalam Mutual Recognation Arrangement (MRA) Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Pemerintah telah menetapkan sektor pariwisata sebagai leading sector karena industri jasa ini menghasilkan devisa dan menciptakan lapangan kerja yang besar. Tahun ini target pariwisata mendatangkan 12 juta wisman dan 260 juta pergerakan wisnus serta akan menghasilkan devisa sebesar Rp 172,8 triliun dan menyerapkan 11,7 juta tenaga kerja.

Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia diikuti 400 peserta dari perwakilan SMK Pariwisata seluruh Indonesia, perwakilan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan pengembangan SDM meningkatkan SDM Pariwisata yang tersertifikasi sesuai dengan standar MRA ASEAN.

Banyak harapan yang ingin dicapai oleh semua pihak dan melihat tujuan positif Rakornas ini demi terbentuknya komitmen meningkatkan SDM pariwisata Indonesia serta tercapainya target yang akan dituju bersama untuk pengembangan dan kemajuan Pariwisata Indonesia.

Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia di Hotel Harmoni One Center Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia di Hotel Harmoni One Center Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Film Super Didi, Inspirasi Ayah Bersama Buah Hati Tercinta.

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa urusan anak adalah urusan ibu ataupun kaum perempuan, tetapi tidak dengan kisah Film Super Didi, yang sungguh memberikan inpirasi kaum laki-laki untuk senantiasa menjadi Ayah yang baik dan sayang terhadap perkembangan anak-anaknya.

Super Didi adalah sebuah film drama komedi keluarga garapan rumah produksi Muti Didi Film yang disutradari oleh Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahma. Naskah film ditullis oleh Budhita Arini. Film ini dibintangi oleh Vino G. Bastian, Karina Nadila, Ira Maya Sopha, Mathias Muchus, juga memperkenalkan dua bintang cilik pendatang baru Anjanique Reney dan Aviela Reyna. Proses pengambilan gambar dilakukan di Jakarta, Sentul, dan Hong kong. Film Super Didi akan release pada tahun 2016 mendatang

Hari Selasa (29 Maret 2016) tempat di Gedung Sarinah, Aswana, Lantai 12. Telah hadir beberapa blogger KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) untuk menyaksikan mini conperence pada sesi pertama yang disampaikan oleh Produser Muti Didi Film, Reymund Levy lalu Sutradara, Hadrah Daeng Ratu dan Penulisnya Budhita Arini. Mereka telah hadir tepat waktu dan kami memperkenalan sebagai blogger KOPI. Awalnya kami tidak begitu kenal dengan sutradara dan penulis ini karena sangat low profile, ternyata memang mereka sangat jago atau ahli dibidang perfilman. Semoga film yang di hasilkannya menjadi panduan buat kaum lelaki terutama bapak-bapak yang memiliki anak untuk selalu ditemani pada saat yang tepat dan memperhatikan tumbuh kembangnya.
Film Super Didi ini akan tayang 21 April 2016 bertepatan dengan Hari Kartini. Seorang wanita Jawa yang ingin menuntut persamaan hak dengan kaum laki-laki atau emansipasi dan hasil tulisannya hingga negeri Belanda. Namun begitu, Film Super Didi ini menjadi inspirasi Ayah bersama buah hati tercintanya menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan bersama. Sudah saatnya kita bersama membangun keluarga dengan menciptakan kebahagian dan keceriaan dengan buah hati kita.

Reymund Rey, Sang Produser sangat merasa terkesan dengan perkembangan dunia parenting di Indonesia saat ini, termasuk dengan kesempatannya sebagai salah satu Penyiar Radio di V Radio dan membawakan salah satu Program bertajuk ‘Profil Papa Paling Keren’ (P3K) ini membuatnya banyak sekali referensi dan pengetahuan baru bahwa sebenarnya dunia parenting itu berkembang dan dapat dijadikan inspirasi sebagai satu cerita menarik jika disuguhkan dalam bentuk Film.

SinopsisSunting

Dua minggu ditinggal sang Istri, seorang arsitek muda harus mengurus kedua putrinya. Disaat yang sama ia mendapatkan deadline singkat sebuah project yang sangat penting dalam karirnya.

Reymund sangat merasa terkesan dengan perkembangan dunia parenting di Indonesia saat ini, termasuk dengan kesempatannya sebagai salah satu Penyiar Radio di V Radio dan membawakan salah satu Program bertajuk ‘Profil Papa Paling Keren’ (P3K) ini membuatnya banyak sekali referensi dan pengetahuan baru bahwa sebenarnya dunia parenting itu berkembang dan dapat dijadikan inspirasi sebagai satu cerita menarik jika disuguhkan dalam bentuk Film.

Berbekal teman dan pengetahuannya dalam program radio tadi, akhirnya Reymund memberanikan diri untuk mengungkapkan maksudnya ini kepada sejumlah temannya yang di mendukungnya untuk memfilmkan film ini. Gayung bersambut, teman-teman Rey pun banyak yang membantu dalam mewujudkan ide cemerlang tersebut, baik dari kalangan artis, penyiar, dan teman perfilman.

“Jadi Ayah itu tidak Mudah” (Reymund Levy)

Hal ini menjadi alasan buat Produser Multi Didi menyampaikan hal ini. Dimana waktu yang sangat padat saat bekerja harus berbagi dengan sang buah hati saat libur tiba. Juga menjadi perhatian buat kita semua agar selalu memperhatikan buah hati kecil terutama sejak dini senantiasa dekat dengan kedua orangtuanya. Jadi film ini sangat baik dan disarankan buat di tonton sebagai bukti kita bahwa kepedulian kita menjadi harapan keluarga.

Vino G. Bastian, Karina Nadila, Anjanique Renney, Aviela Reyna menjadi keluarga di film Super Didi
Proses casting berjalan cukup singkat, Karakter Utama pria dipercayakan kepada Vino G. Bastian dilihat dari pengalamannya dalam dunia peran. Reymund sebagai produser menilai Vino G. Bastian adalah aktor yang pas untuk memerankan karakter bernama Arka, ditambah Vino adalah seorang ayah. Sedangkan Untuk karakter utama wanita dipercayakan kepada Karina Nadila serta didukung oleh para aktor dan aktris berpengalaman seperti Ira Maya Sopha, Mathias Muchus, Verdi Solaiman.

Menjelang jam 12.00 akhirnya berakhir acara mini conference di markas KOPI di Gedung Sarinah Lantai 12. Semua senang dan perhatian akan kepedulian kita menjadi nilai-nilai kekeluargaan yang baik dan tentunya seperti biasa kami berfoto bersama dan juga menjadi perhatian saya adalah pengelolah Gedung Sarinah, turut hadir sehingga lengkap sudah bahwa KOPI selalu bersama insan film Indonesia dan menjadi Sarinah sebagai ikon sejarah bagi pembangunan modern Indonesia. Film Super Didi menjadi sangat menarik karena tanpa batasan usia, semua bisa menyaksikan bersama Ayah, Ibu, Anak dan seluruh anggota keluarga.

Saatnya kita bersama menyambut penanyangan Film Super Didi di bioskop-bioskop kesayangan anda pada tanggal 21 April 2016.

Blogger Sebagai Corporate Volunteer PMI

Sejak awal Januari 2016, TaudariBlogger (TDB) memulai aksi dengan melakukan kegiatan SARASEHAN bersama Humas PMI DKI Jakarta, Bapak M.Muchtar, S.Kom di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Namun kegiatan ini tidak saja sekali dan terus menerus bersama untuk terus memperkenalkan PMI sebagai sebuah institusi dalam hal penanggulangi tanggap darurat bencana dan donor darah untuk seluruh Indonesia. Sedikit demi sedikit, blogger memberikan pengenalan melalui tulisan artikel yang di share di media sosial. Selanjutnya bulan Februari dan Maret 2016. Kami bersama blogger TDB – KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) dan PMI memberikan tema-tema tentang sosial kemanusiaan. Hingga akhirnya PMI mengajak blogger untuk turut serta mengikuti Orientasi Training Program mengenai Corporate Volunteer PMI yang diadakan pada tanggal 24 Maret dan 5 April 2016 di PMI Jakarta Timur dan tanggal 29 dan 31 Maret 2016 di PMI Jakarta Barat dengan total 24 blogger.

Membina hubungan yang baik dan saling menguntungkan agar senantiasa kita membangun jati diri bangsa Indonesia yang bermatabat agar dihargai dunia luar. Dengan demikian keberadaan blogger melalui Komunitas Blogger Indonesia TDB (TaudariBlogger) menjadi corong informasi buat PMI ke masyarakat pada umumnya agar senantiasa membangun dan bersinergi untuk kehidupan yang lebih baik.

Hari Selasa (24 Maret 2016) dimulai jam 9.00 dan berakhir jam 14.00 . Kami 5 blogger telah siap menjadi peserta Orientasi Trainning Program, Pelatihan PMI di Markas PMI Jakarta Timur yang dibuka langsung oleh Bapak Drs H.R. Krisdianto, MSi , Pengurus PMI Kota Jakarta Timur bersama 25 peserta lainnya dari perwakilan perusahaan sebanyak 5 orang tiap-tiap perusahaan antara lain dari United Tractor, Ascoot, Ritz Calton, Artha Graha dan Hilcon.

Orientasi Training Program ini berupa Manajemen Strees dan Penanggulangi Resiko Bencana. Inilah sesungguhnya yang kerap terjadi ketika musibah. Sehingga melalui orientasi ini kita lebih mengenal cara mengantisipasi dengan baik dan benar. Di mulai dengan materi pengenalan sejarah PMI terlebih dahulu di jelaskan oleh Bapak Herman, Skom yang bertemakan Sukarelawan Palang Merah Indonesia. Sejarah yang dimulai dari Pertempuran Solferino, tahun 1859 dan pada tahun 1862, Henry Dunant menulis buku yang mengangkat 2 gagasan “A Memory of Solferino” antara lain : membentuk organisasi sukarelawan yang disiapkan. Untuk menolong korban peran dan membuat perjanjian internasional untuk melindungi korban perang (serta melindungi para relawan yang membantu dinas kesehatan militer).

Pengenalan 7 Prinsip Dasar PMI antara lain : Kemanusiaan (Humanity), Kesamaan (Impartiality), Kenetralan (Neutrality), Kemandirian (Independence). Kesukarelaan (Voluntary Service), Kesatuan (Unity) dan Kemestaan (Universality). Pembentukan PMI dibentuk pada tanggal 17 September 1945 sebagau Perhimpunan Nasional di Indonesia yang dalam pelaksaan tugasnya membantu Pemerintah di bidang kemanusiaan. Kegiatan PMI antara lain Pemulihan Hubungan Keluarga dan Dukungan Psikososial.

Selanjutnya materi pengenai Penilaian, dijelaskan oleh Bapak Agus Bastian. Langkah-langkah Penilaian, antara lain :

Penilaian Keadaan.
Bertujuan untuk memperoleh gambaran secara umum tentang kerjadian yang sedang dihadapi.

Penilaian Dini.
Langkah-langkahnya antara lain, Tentukan Kesan Umum, Pemeriksaan Respon. Memastikan Jalan Nafas terbuka, Menilai Pernafasan, Menilai Sirkulasi dan menghentikan pendarahan serta hubungi bantuan.

Pemeriksaan Fisik.
Diantaranya, Kepala, Leher, Dada, Perut, Punggung, Panggul, Anggota Gerak Bawah dan Atas.

Riwayat Penderita.
Keluhan utama, Obat-obatan yang diminum, Makanan/minuman yang terakhir, Penyakit yang diderita, Alergi dan Kejadian.

Pemeriksaan Berkala atau lanjut
Mengulang kembali pemeriksaan dari awal atau mencari hal yang terlewati

Pelaporan.
Diakhiri dengan pelaporan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Inilah langkah-langkah penilaian yang harus dilakukan sesuai urutan yang ada.

Ternyata sangat mengasyikkan sekali setiap materi yang dibahas oleh para narasumber dari para staff PMI yang berpengalaman dilapangan. Sehingga peran yang penting ini dapat diketahui dan dibagi oleh para Volunteer PMI di perusahaan masing-masing. Disini blogger juga dapat berperan untuk menuliskan pengalaman-pengalaman selama di lokasi kejadian, jika suatu saat nanti diajak untuk berperan aktif. Hari menjelang makan siang, para peserta bersiap untuk melakukan ISHOMA (Istirahat, Sholat dan Makan).

Waktu istirahan ini, saya manfaatkan untuk saling menyapa dan berkenalan dengan peserta lainnya serta juga diperkenankan oleh Bapak Reza dari Humas PMI Jakarta Timur untuk berbincang-bincang dengan peserta dari Artha Graha yang termasuk level manager di perusahaannya.

Meskipun waktu yang tidak begitu panjang tetapi sangat mengena untuk para Corporate Valunteer PMI untuk bertegur sapa serta dilanjutkan dengan materi berikutnya mengenai Pendarahan dan Syok, oleh narasumber Bapak Agus Barkah.

Pendarahan.
Terjadi akibat rusaknya dinding pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh ruda paksa (trauma) atau penyakit.

Klasifikasi sumber pendarahan / Golongan Perdarahan : Pendarahan Nadi (Arteri), Pendarahan Balik (Vena) dan Pendarahan Rambut (kapiler).

Syok.
Dimana sisten peredaran darah (Sirkulasi) gagal mengirimkan darah yang mengandung oksigen dan bahan nutrisi ke organ vital.

Penyebab :
1. Kegagalan jantung memompa darah
2. Kehilangan darah dalam jumlah besar
3. Pelebaran pembuluh darah yang luas
4. Kekurangan cairan tubuh.

Ternyata pembahasan materi ini menjadi terang benderang mengenai apa yang terjadi saat pendarahan dan syok serta apa yang harus dilakukan.

Dilanjutkan dengan materi, Cedera Jaringan Lunak, yang dibawakan oleh. Bapak Erwan. Bahwa cedera yang melibatkan jaringan kulit, otot, saraf atau pembuluh darah akibat suatu ruda paksa. Klasifikasi luka antara lain luka terbuka dan luka tertutup. Jenis luka terbuka, antara lain : Luka tusuk, Avulsi (sobek), Amputasi, Luka Robek, Luka sayat/iris dan luka lecet. Juga ada jenis luka tertutup diantaranya, memar, cedera karena himpitan dan cedera remuk. Serta juga dijelaskan beberapa cara perawatan luka terbuka dan tertutup.

Memang pembahasan di orientasi ini tidak terlalu lengkap dengan praktek, tetapi hanya memperlihatkan gambaran yang terjadi. Meskipun begitu, kami sangat senang sekali akan manfaat diselenggarakannya Orientasi Trainning Program Corporate Volunteer PMI. Namun kedepannya akan dikembangkan menjadi pelatihan yang bersifat praktek. Akhirnya waktu telah mencukupi hingga jam 14.00 siang dilanjutkan berfoto bersama dengan seluruh peserta dilanjutkan pembagian Sertifikat dan Kartu Tanda Anggota peserta Sukarelawan PMI yang ditandatangi langsung oleh Pengurus PMI Kota Jakarta Timur, Bapak Drs H.R. Krisdianto, MSi

Inilah bukti bahwa blogger yang tergabung di TDB (TaudariBlogger) dan KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) dapat membuktikan keikutsertaannya sebagai Corporate Volunteer PMI dan kedepan dapat turut menjadi Sukarelawan PMI dengan bidang tugas sebagai penulis dalam setiap kejadian atau peristiwa dimana hadir para relawan dari PMI untuk dapat disosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial. Salam sinergi untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih baik dan bermatabat serta harapan kami agar DPR RI mensahkan RUU Kepalangmerahan dengan segera.

IBOMA 2016, Barometer Film Indonesia.

Kesuksesan film Indonesia ditentukan oleh kepedulian kita sebagai masyarakat Indonesia untuk mencintai film negeri sendiri dan selalu menonton film di bioskop. Kehadiran KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) di ajang Indonesia Box Office Movie Awards (IBOMA) 2016 yang turut serta aktif memberikan penulisan blog setiap kali melakukan nobar seputar film Indonesia untuk memberikan pendapat dan analisa kemajuan film dalam negeri sendiri yang tak kalah dengan film dari Bollywood dan Hollywood. Sehingga ajang IBOMA 2016 menjadi barometer film Indonesia.

Beberapa teman KOPI yang hadir, mulai dari Kak Arul, Kak Eddy, Kak Sob, Kak Sae, Kak Hatta, Kak Hermini, Kak Kiki, Kak Rey, Kak Ielzhae dan Kak BEN bersama ibu dan adiknya yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat. Memang menjadi kebanggaan buat KOPI fenomena yang bisa duduk diantara para artis dan produser serta menyaksikan siaran langsung di SCTV melalui Studio 6 Emtek City Jalan Damai No.11, Daan Mogot Jakarta Barat, pada Kamis (17/3/2016).

Tapi ini merupakan pertama kalinya Saya dapat langsung hadir di ajang bergengsi yang menghadirkan 10 film terpilih terbaik Indonesia yang diperlombakan untuk menjadi yang terbaik bagi kehadiran film Indonesia yang telah memberikan hiburan dan informasi kepada para penonton Indonesia. Siapa lagi kalau bukan kita ? Yuks..I Love Film Indonesia.

Sebelum menghadiri ke studio saat acara dimulai, kami dari KOPI terlebih dahulu menyantap hidangan yang tersedia dan saat itu satu persatu, kami bertemu tokoh Soeharto di Film G30SPKI yakni Bapak Amoroso Katamsi, sambil bercerita tentang perkembangan film Indonesia dan kisah disaat memerankan film tersebut. Kemudia tak berapa lama lagi, kami dari KOPI juga bertemu dan berfoto bersama dengan sutradara film I am HOPE yang juga suami dari Wulan Guritno, Mas Adilla Dimitri. Yang sangat ramah menyapa kita semua, karena pertemuan ini tidak hanya sekali tetapi sudah beberapa kali sehingga tidak begitu aneh lagi. Selanjutnya bertemu Mba Asma Nadia dan suami, yang pastinya kami dari KOPI menyambutnya sebagai sesuatu yang fenomena karena Mba Asma Nadia juga merupakan member group WhatsAp KOPI is CINTA.

Setelah memasuki waktu jam 19.00 teman-tema10 film yang masuk dalam jajaran film Box office Indonesia 2016 akhirnya diperoleh para pemenang sebagai berikut :

1. Kategori Film Box Office Terbaik

· Surga Yang Tak Dirindukan
· Single
· Comic 8: Casino Kings Part 1
· Bulan Terbelah Di Langit Amerika (pemenang)
· Magic Hour
· Ngenest
· Di Balik 98
· 3 Dara
· Negeri Van Oranje
· Air Mata Surga

2. Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik

· Fedi Nuril (pemenang)
· Raditya Dika
· Babe Cabita
· Abimana Aryasatya
· Dimas Anggara
· Ernest Prakasa
· Donny Alamsyah
· Adipati Dolken
· Chicco Jerikho
· Richard Kevin

3. Kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik

· Laudya Cynthia Bella (pemenang)
· Annisa Rawles
· Prisia Nasution
· Acha Septriasa
· Michelle Ziudith
· Lala Karmela
· Chelsea Islan
· Rianti Cartwright
· Tatjana Saphira
· Dewi Sandra

4. Kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik

·Tanta Ginting
·Babe Cabita
·Indro Warkop
·Nino Fernandez (Pemenang)
· Rizky Nazar
· organ Oey
· Teuku Rifnu Wikana
·  Indra Birowo
·  Morgan Oey

5. Kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik

· Raline Shah (Pemenang)
· Tinna Harahap
· Sophia Latjuba
· Rianti Cartwright
· Nadya Arina
· Olga Lydia
· Alya Rohali
· Farali Khan
· Maudy Koesnaedi
· Adhitya Putri

6. Kategori Sutradara Terbaik
· Kuntz Agus
·  Raditya Dika
· Anggy Umbara
· Rizal Mantovani
· Asep Kusdinar
· Ernest Prakasa
· Lukman Sardi (pemenang) judul Di balik 98
· Ardy Octaviand
· Endri Pelita
· Hestu Saputra

7. Kategori Penulis Skenario Terbaik

· Alim Sudio
· Raditya Dika, Sunil Soraya, Donny Dhirgantoro
· Fajar Umbara
· Alim Sudio, Baskoro Adi
· Tisa Ts
· Ernest Prakasa(Pemenang)

Semoga para pemenang dapat mempertahankan menjadi lebih baik lagi di ajang IBOMA berikutnya dan kami dari KOPI tetap aktip melalui sePOL (serdadu jemPOL) melakukan live twet agar informasi dapat menyebar melalui media sosial dengan hastag #IBOMA2016.

Sarasehan #3 : 1000 Pelajar Dengan 1000 Pesan Semangat.

Puji syukur selalu kita panjatkan akan peran kita sebagai anak bangsa yang mau peduli dengan kebersamaan untuk memajukan negeri kita Indonesia. Melalui sarana sarasehan yang merupakan ajang saling memberikan informasi dan komunikasi malalui obrolan santai yang sarat dengan pesan persatuan dan kesatuan. Dengan semangat inilah kita dapat saling bersinergi untuk menciptakan masa depan untuk generasi muda yang lebih baik.

Bertempat di Gedung Walikota Jakarta Timur, pada 12 Maret 2016, mengawali kegiatan Bapak HR Krisdianto, Pengurus PMI Kota Jakarta Timur, yang baru. Periode 2016-2022. Menyelenggarakan Sarasehan besama Para Pelajar Sekolah di Jakarta Timur, Sukarelawan Sibat PMI se-Kecamatan di wilayah Jakarta Timur, para Komunitas Blogger Indonesia “Tau Dari Blogger” (TDB), dan blogger yang tergabung di KOPI (Koalisi On Line Pesona Indonesia) sarasehan kali ini menghadirkan artis-artis Film seperti: Acha Septriasah, Sheila dan Adithya. Sebagai pendukung Film “Sabtu Bersama Bapak:”

Blogger yang tergabung di KOPI dan TDB bersinergi bersama PMI dan 1000 pelajar se Jakarta Timur menjadi sarana menyampaian kegiatan Sarasehan #3 agar dapat dipublikasikan melalui blog dan di share melalui media sosial yang ada. Kesempatan ini menjadikan acara semakin seru dan dapat disaksikan oleh lebih banyak lagi melalui live twet pada saat berlangsungnya acara. Semoga hal baik ini bisa menjadi buah bibir dan dapat di tiru oleh PMI seluruh kota di Indonesia. Menjadikan 1000 pelajar dan 1000 pesan semangat yang akan ditularkan dengan pelajar lainnya.

Tidak dapat di pungkiri karena kita manusia sebagai mahkluk sosial yang selalu hidup berdampingan satu dengan yang lainnya, artinya kita tidak dapat hidup sendiri keberagaman inilah yang membuat kita menjadi bersinergi, berdaya guna dan bermanfaat dengan sesama dalam kebersamaan dan kesadaran untuk berubah ke arah yang lebih baik. Berdasarkan kesadaran inilah Sarasehan SABTU BERSAMA BAPAK di laksanakan dengan tema “Muda, Kreatif dan Peduli”.

Sarasehan PMI Kota Jakarta Timur dengan 1000 Pelajar ini, menghadirkan Bapak Bambang Musyawardana Walikota Jakarta Timur. Dilakukannya Penyematan dan pemberian kartu sebagai insan kemanusiaan PMI kepada artis dan para blogger di TDB dan KOPI sebagai pembuka acara, hal ini mengajak masyarakat untuk turut menjadi bagian dari insan kemanusiaan yang peduli dan mau memberikan keahlian dan Ketrampilnnya sebagai wujud dukungannya membantu Palang Merah Indonesia.

Siapa bilang artis tidak bisa menjadi Sukarelawan PMI..? walau dengan kesibukan dan kegiatan keartisannya, Acha Septriasah dan kawan-kawan artis lainnya membuktikan artis juga mahluk sosial yang punya rasa kepedulian. “menjadi bagian dari insan kemanusiaan PMI merupakan pangilan setiap insan untuk dapat membantu sesama”, imbuhnya.

Melalu sarasehan ini menjadikan program-program pemerintah melalui PMI menjadikan kesempatan banyak orang untuk ikut serta dan pencanangan Sukarelawan PMI untuk para profesional menjadikan awal kesempatan kita untuk membangun Indonesia lebih baik. Pemberian KTA (Kartu Tanda Anggota) Sukarelawan PMI secara simbolis ke para Artis, Produser, Penulis dan Blogger menjadikan kita siap untuk saling membantu untuk bersama.

Sarasehan ini di tutup dengan pesan moral dari Produser Film Sabtu Bersama Bapak “kita dukung film Indonesia keren, saatnya bangga dengan menonton film Indonesia di Bioskop BUKAN DVD Bajakan, karena film Indonesia keren” tutur Pak Ody.

Sarasehan di mulai dengan pembukaan oleh ketua PMI Kota Jakarta Timur tepat pukul 09.00, Perlunya kegiatan ini dilakukan bukan hanya dapat memberikan informasi saja melainkan edukasi dan menambah wawasan yang baru, sehingga penyampaian baik bagi dunia pendidikan maupun hiburan menjadi lebih efektip,”Katanya.

Adapun Pesan Moral, yang di sampaikan adalah sarasehan ini dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menyampaikan informasi yang benar, bukan hanya memberikan informasi saja tapi punya harapan besar untuk mengajak ke hal yang positif dan mau peduli terhadap lingkungan dan kemanusiaan.

Harapan kami dengan terlaksananya Sarasehan ini akan menjadi langkah positif bagi kami untuk dapat membina generasi muda dalam wadah PMR menjadi “Muda, Kreatif dan Peduli” Kata HR Krisdianto, Pengurus PMI Kota Jakarta Timur.

Banyak harapan dengan 1000 pesan semangat yang akan berantai disampaikan oleh 1000 pelajar perwakilan dari 50 sekolah tingkat pertama dan atas yang tergabung di dalam PMR serta KSR (Kelompok Suka Relalawan) yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta Timur. Menjadikan bagian kecil di sebelah timur Jakarta menjadi awal menyebarnya virus kebaikkan dan dapat menularkan ke seluruh kota-kota lainnya di Jakarta dan seluruh kota di Indonesia untuk saling bersinergi bersama membawa kabar baik untuk Indonesia di masa depan.

Sisi Lain Film “Wa’alaikumussalam Paris” Produksi Maxima Pictures

Hari Selasa (9 Maret 2015) pada jam 14.30 menjadi fenomena buat KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) untuk dapat langsung menyaksikan mini conference film “Wa’alaikumussalam Paris”. Dari markas KOPI di Gedung Sarinah, lantai 12 terkumpul sudah para blogger dan jurnalis untuk dapat menyaksikan bersama pengalaman langsung sutradara dan penulis Benni Setiawan bersama dua pemeran utamanya Itje (Velove Vexia) dan Clement (Nino Fernandez).

Film yang di produks Maxima Pictures dengan judul “Wa’alaikumussalam Paris” sebenarnya merupakan hasil proses yang panjang dengan pertimbangan marketing yang dikemas oleh produser. Film yang dibuat di daerah terpencil dan sepi di sebelah selatan Kota Paris, Francis. Di film ini juga terdapat kearifan lokal seperti film Kabayan karena berada di perkebunan anggur. Seperti yang dituturkan oleh Kang Benni sebutan buat sutradara film ini bahwa ada keinginan dari wanita Indonesia mendambakan pria bule agar mendapatkan keturunan yang lebih baik.

Kita selalu membayangkan bahwa negara Francis itu modern ternyata ada sisi lain yang berbeda yakni daerah-daerah yang sepi karena tidak adanya jaringan internet maupun WIFI. Tentunya kehidupan tradisional sangat terlihat sekali sebagai setting film ini. Seperti yang dituturkan oleh Velove Vexia pemeran Itje kepada KOPI bahwa, akting itu membuang jauh jati diri kita sehingga ekspresi yang tidak enak dikeluarkan sebagai sesuatu yang real. Jadi akting itu apa adanya. Kekuatan film ini menjadi sesuatu yang berbeda.

“Wa’alaikumussalam Paris” arahan Benni Setiawan sebentar lagi akan tayang di bioskop. Film “Wa’alaikumussalam Paris”, juga bukan merupakan jawaban film “Assalamualaikum Beijing” yang rilis 2014 lalu. “Wa’alaikumussalam Paris” seperti yang dituturkan oleh Kak Arul, insiator KOPI sambil tersenyum ceria saat menyampaikan kalimat prolog saat mini conperense ini berlangsung, serta berada bersama didepan dengan Velove Vexia dan Nino Fernandez. Film ini bergenre komedi romantis mengangkat kisah cinta beda bangsa dengan sentuhan religi.

Film “Wa’alaikumussalam Paris” juga menandai kembalinya seorang Benni Setiawan sebagai sutradara dan penulis skenario kembali ke genre komedi romantis, setelah terakhir menggarap film Toba Dreams. Lewat film ini juga kedua kalinya Benni menggarap film dengan latar negara Prancis. Sebelumnya pernah menggarap film Laskar Pelangi Sekuel 2: Edensor yang sebagian besar mengambil latar kota Paris.

Film ini juga mengambil setting di Indonesia selama 3 hari dan 20 hari di Francis dengan mengikutsertakan 16 crew. Tidak ada kendala makanan menurut Velove Vexia, karena sebelumnya lama tinggal di Francis saat bersekolah dahulu dan dengan film ini menjadi kenangan kembali kota Paris. Suasana shotting dan enjoy sehingga tidak terasa kegugupan dan kegagapan.

Tak lama setelah kita mendengar cerita Kang Benni Setiawan dan Velove Vexia, sebagai tokoh itje, nampak kehadiran
Nino Fernandez pemeran Clement, yang sedikit telat hadir karena harus menghadiri sesuatu acara di gedung SCTV. Nino sangat senang sekali mendengar bahwa kami adalah blogger KOPI karena menurutnya blogger itu sangat mengasyikkan yang tak mikirin uang dan juga perasaan orang dengan sambil berkelakar lucu. Menurutnya bahwa tokoh Clement itu adalah orang indo dengan bapak berkebangsaan Francis dengan ibu dari Indonesia atau lebih tepatnya Bandung, tapi dalam film ini tidak ditampilkan. Akibat perpisahan orangtuanya karena perbedaan kultur dan religi lalu menjadi mualaf dan belajar agama Islam. Nino Fernandez dituntut juga harus bisa berbicara dalam bahasa Francis dan selalu berhati-hati setiap kata karena akan bermakna lain.

Film drama Indonesia berjudul “Wa’alaikumussalam Paris” ini merupakan film yang bercerita tentang kisah pasangan antara Itje ( Velove Vexia ) dan Clement ( Nino Fernandez ). Itje adalah seorang gadis miskin dari Indonesia dan menikah dengan Clemen yang merupakan bule dari Prancis.

Setelah mereka menikah, Itje menemukan kenyataan bahwa telah dibohongi oleh Clement sewaktu di Indonesia yang mengatakan bahwa dia seorang pengusaha, namun setelah sampai di Prancis, ternyata Clement hanya seorang petani anggur.
Untuk tetap menjaga rumah tangganya agar tetap harmonis serta memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah bersama Itje, Clement selalu berusaha agar bisa membuat Itje mau menerimanya, sampai Clement juga belajar untuk shalat dan mengaji.

Film religi komedi romantik besutan sutradara Benni Setiawan dan diproduseri oleh Yoen K ini, dibintangi Velove Vexia, Nino Fernandez,Tanta Ginting, Lydia Kandou dan masih banyak, Film ini diproduksi oleh Maxima Pictures Yuks..Saksikan bersama film “Wa’alaikumussalam Paris” yang akan tayang di bioskop pada 17 Maret 2016.

Film Pesantren Impian, Inovasi baru MD Pictures

Hari Senin sore ini, tepatnya jam 17.00 sore. Teman-teman KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) telah hadir di lobby CGVBlitz Grand Indonesia -Thamrin , Jakarta Pusat, untuk menyaksikan film Pesantren Impian. Dengan judul bernafaskan Islam menjadikan film ini tentunya mendapatkan daya tarik tertentu dikalangan umat Islam dengan tambahan impian, menjadikan film ini sangat sarat maknanya dengan penuh misteri.

Film Pesantren Impian
Film Pesantren Impian

Film Pesantren Impian yang diproduksi oleh rumah produksi MD Pictures dan diproduseri oleh Manoj Punjabi menjadi film yang menarik dan punya kelas tersendiri tentunya mencari sasaran baru, itulah yang disampaikan oleh sang produser saat press conperense, saat pertanyaan disampaikan oleh Pak Yan, seorang wartawan film yang sudah berpengalaman di kancah perfilman Indonesia.

Teman-teman KOPI yang ikut nobar ini selalu berkumpul terkoordinasi dengan berfoto bersama Manoj Punjabi berlatar belakang flayer film Pesantren Impian dan saling berdiskusi untuk film yang akan ditonton pada jam 17.30. Selanjutnya menyaksikan dengan seksama film ini dengan tampilan pertama antara Iptu. Gultom dan Briptu Dewi. Hal ini menandakan bahwa film ini akan bercerita tentang kriminal yang terjadi. Namun ada kemasan toleransi saat atasannya menyinggung seperti perkataan Iptu Gultom, “Aku ga pernah lihat kau ngaji dan sholat. Semoga Tuhan Kau tak lupa sama kau ya?”.

Briptu Eni yang diperankan oleh Prisia Nasution, memperlihatkan bahwa film menjadi pengalaman dari seorang Polisi Wanita yang senantiasa bertugas di perbagai situasi dimanapun berada. Pesantren menjadi pengalaman spritual dalam mencari seorang pejahat pelaku pembunuhan di Hotel Cristal. Dengan 10 orang santriawati mengikuti kegiatan disebuah pesantren yg berada di sebuah pulau yang dikelilingi laut yang terkadang berombak tinggi. Film Pesantren Impian yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, sementara naskah cerita ditulis oleh Alim Sudio bersama Salim Bachmid, memperlihatkan pemandangan alam yang indah sebagai setting film ini dan juga bagian promosi Pesona Indonesia.

Ketika menonton film Pesantren Impian ini, saya sempat sedikit kaget, karena film berjudul rumah kebajikan menjadi sebuah kisah teror. 10 santriawati saling mencurigai satu sama lain, tidak kecuali polwan yang menyamar sebagai santriawati. Semua menjadi saling menebak siapa pelaku teror pembunuhan tersebut. Film ini sesungguh sudah berhasil mengecoh pikiran dan dugaan saya tentang pelaku sesungguhnya. Beda dengan film horor Indonesia lainnya yang terkadang penonton sudah dapat menebak dari awal siapa dibalik tokoh penjahat.

Keberanian sutradara dan penulis naskah film Pesantren Impian, sangat jeli sekali melihat penonton yang kritis untuk mengkritik film ini. Bahwa MD pictures telah berhasil membuat inovasi baru bagi perkembangan dan kemajuan film Indonesia. Tentunya saya berharap pesan-pesan kebajikan yang ada di film ini menjadi resapan perasaan dan perilaku kita agar senantiasa memahami makna kalimat yang tertuang di film ini dengan baik.

Kita akan bertanya kenapa sebuah pesantren berada di sebuah pulau dengan laut yang terkadang berombak tinggi. Gus Budiman yang diperankan oleh Deddy Sutomo sebagai tokoh pemuka agama dan pendiri pesantren juga terlihat dalam penyelidikan kasus pembuhan ini. Ada pesan kebajikan dalam kalimat yang di sampaikan tokoh ini, “Saya tidak mau mempertaruhkan masa depan seseorang hanya karena kamu salah tangkap”. Namun pada akhirnya tokoh ini menjadi korban pembunuhan yang terjadi di pesantren yang dia dirikan bertahun-tahun.

Dugaan pembunuh dari awal saya sudah duga adalah Umar yang diperankan oleh Fachri Albar. Hal ini sama seperti yang diduga oleh Briptu Dewi. Kecurigaan ini terjadi karena setiap ada kematian, selalu orang yang terakhir berbicara dengan Umar. Siapakah Umar ? Yang selalu menjadi asistem Gus Budiman. Film yang bergendre triller dan religi ini menjadi terus menerus menarik perhatian penonton yang penasaran. Semoga saja menjadi film yang digemari oleh penonton Indonesia dari semua kalangan.

Keramahan dan kepandaian Ustadzah Hanum yang diperankan oleh Sita Nursanti, menjadi orang yang saya kagumin karena menjadi tauladan bagi para 10 santriwati. Sempat tak terpikirkan oleh saya, bahwa dia juga menjadi korban akibat perbuatan sang pelaku teror di Pesaantren Impian yang sampai akhir tidak jelas wujud sesungguhnya. Kalimat Ustadzah Hanum untuk memerangi kesombongan dan takabur seperti, “Manusia paling hebat di dunia pun nggak ada bandingannya sama pencipta-Nya. Minta sama Allah”. Inilah nasehat yang ditujukan buat Briptu Dewi.

Inovasi baru MD pictures didalam film Pesantren Impian sangatlah jelas sekali. Ini merupakan film eksperimen sebagai trobosan baru agar penonton yang menyaksikannya dapat diteruma di semua lapisan masyarakat dan mendidik. Tidak ada tampilan seronok dan sexy, dengan mempertontonkan aurat, adegan intim dan mengumbar kemusyrikan, seperti yang dikatakan
Asma Nadia penulis novel Pesantren Impian. Juga beliau mengagumi blogger KOPI yang selalu fenomena.

Asma Nadia, Penulis Pesantren Impian
Asma Nadia, Penulis Pesantren Impian

Meskipun film Pesantren Impian tidak mengungkap tokoh penjahat pelaku teror pembunuhan ini. Hanya menampilkan seorang wanita dari teman Umar di masa lalunya. Kenapa dia selalu mesteri dan berjubah hitam, serta kabur saat terjatuh ketika membawa bis rampasan yang dikendarainya hampir masuk jurang. Serta pertanyaan-pertanyaan lainnya terus menerus keluar dari pikirannya saya. Film ini misterius sampai berakhir. Untuk tidak penasaran dapat saksikan film Pesantren Impian di bioskop kesayangan Anda pada tanggal 3 Maret 2016.

KOPI Fenomena Bersama Motivator Tung Desem Waringin Serta Nobar Film Surat Dari Praha.

Hari Rabu (3/1) menjadi pilihan yang terbaik untuk dapat bertemu sang motivator Tung Desem Waringin. Keberadaan WhatsApp menjadi alat komunikasi yang handal buat warga KOPI is CiNTA, informasi pada pagi hari menjadi jembatan untuk kita selalu berkoordinasi dengan baik. Pada kesempatan itu Kak Arul, Inpirator KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) mengabarkan akan bertemu dengan teman lamanya dan ternyata seorang motivator bernama Tung Desem Waringin, pilihan untuk bertemu hanya diberikan dua orang yang merespon tercepat group WhatsApp tersebut. Kebetulan seperti biasanya saya selalu meng-update informasi di media sosial dan group WhatsApp lainnya. Ternyata peresponse pertama dan kedua jatuh pada Kak Kiki dan saya. Tentunya konfirmasi ini harus membatalkan acara lainnya dan dengan koordinasi yang baik dan penuh tanggungjawab akhirnya bisa diatur oleh Kak Ben yang akan hadir di acara film JINGGA di TIM (Taman Ismail Marzuki), Cikini, Jakarta Pusat.

KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) menjadi sebuah fenomena di era media sosial di tahun 2016, keberadaan KOPI menjadi inspirasi buat para jurnalis online dan blogger. Kegemaran menulis menjadi pilihan untuk dapat menyampaikan informasi yang baik dan berimbang. Tentunya keberadaan KOPI menjadi harapan kita semua untuk terus maju dan kreatif untuk menjadikan pilihan yang terbaik. Tanggungjawab bersama harus bisa kita ciptakan bersama, hari Rabu menjadi hari bersejarah buat KOPI dengan 3 acara dalam 1 hari dan terkoordinasi dengan baik. Kak Eddy, menjadi koordinator di XXI Plaza Indonesia untuk acara nobar A Copy of My Mind.

IMG_20160202_133112

Pertemuan dengan motivator Tung Desem Waringin, menjadi sebuah impian yang tak terhingga, bahkan Kak Kiki dan saya yang datang pertama kali dan kita ngobrol dulu di Cinemaxx, Plaza Semanggi. Kak Kiki bercerita bahwa dia adalah seorang penulis dengan latar belakang sebelumnya bekerja di RS MMC, Kuningan Jakarta Selatan. Pertemuan dengan Tung Dasem Waringin menjadi sebuah kebanggan yang sangat luar biasa dan menjadi lebih bermotivasi untuk terus menerus menulis dan tibalah saatnya kita bertiga berkumpul dengan kedatangan Kak Arul yang santai dan cool yang selalu menjadi ciri khasnya. Serta kita menuju untuk mencari lokasi tempat makan siang di sebuah restaurant lantai 3A Plaza Semanggi yang tidak jauh dari lokasi Cinemaxx.

Motivator Tung Desem Waringin

Kehadiran Tung Desem Waringin ditengah-tengah kita menjadi pertemuan antara dua sabahat lama antara Kak Arul dengan Pak Tung. Dengan sangat akrab sekali semua berkenalan dengannya. Saya kagum dengan Pak Tung, beliau sudah dapat menebak nama saya karena memang Kak Arul sudah membertahukan sebelumnya kepada beliau atas kehadiran perwakilan KOPI saya dan Kak Kiki, inilah cara beliau untuk menambah keakraban diantara kita dengan senyum khas Pak Tung.

IMG_20160202_135930

Sambil menikmati makanan steak dengan rasa daging sapi yang mantap yang disediakan langsung oleh pelayan restaurant Steak21. Sambil ngobrol dengan Pak Tung, beliau memesan steak ayam dan terus bercerita berbagai hal. Mulai dari pertemuan dengan Muchtar Riady, seorang banker ternama dari Lippo Group diatas helikopter pribadinya. Menurut beliau apapun yang ditangani oleh Pak Muchtar selalu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menghasilkan. Ternyata orang sehebat Pak Tung juga masih terus belajar dengan orang-orang yang hebat. Memang belajar menjadi kegemaran Pak Tung dari kecil hingga sekarang.

Bercerita masa lalu Pak Tung, sejak awal dilahirkan oleh ibunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan karena tidak ada biaya untuk menebus rumah sakit. Keadaan Ayah beliau yang tidak beruntung dalam bisnisnya menyebabkan hutang dimana-mana. Bahkan uang pinjaman dari saudaranya sendiri menjadi tembusan untuk hutang yang lain, sehingga Tung kecil tetap tidak bisa keluar juga dari rumah sakit. Memang orang besar seperti Tung Desem Waringin, tidak akan pernah melupakan masa lalunya dan selalu berbakti kepada kedua orang tuanya sampai menjadi orang besar sekarang. Tung kecil dididik untuk selalu bisa survive dan membantu ayahnya agar bisnis berdagangnya tetap ramai pembeli, namun begitu tetap saja bisnis ayahnya belum juga dapat berjalan mulus. Akhinya Pak Tung tertarik dengan dunia marketing agar dapat membantu ayahnya meraih sukses.

Tak berapa lama kita bercerita tentang masa lalu Pak Tung, hadir istri beliau menyusul ditempat kita berempat bercerita dengan selalu gembira dan senyum yang menawan. Serta canda tawa bersama ketika bersama beliau bertemu sang istri tercinta. Ada gurauan Pak Tung, karena istri yang dinikahinya sekarang merupakan wanita yang tercantik saat beliau bekerja di BCA. Namun semua keberuntungan berpihak ke Pak Tung. Ada kata-kata dari istri Pak Tung yang luar biasa yakni selalu mengucapkan terima kasih apapun yang dilakukan dan selalu menghargai suami, karena suami telah bekerja dan berusaha untuk keluarga.

Kenangan Kota Praha

Ada sebuah kenangan indah saat Kak Arul bercerita bahwa nanti jam15.00 kita akan saksikan film Surat Dari Praha di bioskop Cinemaxx dan menjanjikan kepada Pak Tung dan istri untuk menyaksikannya karena sangat bagus sekali dengan peran Tyo Pakusadewo sebagai Jaya yang sangat menjiwai perannya sebagai mahasiswa ikatan dinas dari Indonesia yang tinggal di Praha dan tak bisa pulang akibat kejadian 1965. Namun ketika bercerita kota Praha, ada juga kenangan indah Pak Tung dan Istri ketika berlibur saat Natal, di bulan Desember 2015. Sebuah kenangan dimana mereka berdua telah mengabadikan ciuman terindah di Kota Praha yang romantik sebagai ‘’A thousands Kissess and Placess to Rememmber.’’

IMG_20160202_145334

Film Surat Dari Praha, tersaji sangat klimaks karena langsung mencerita kedalam inti permasalahannya, langsung terhubung dengan kisah cinta yang tersisa dari tahun 1965 yakni Ibu Laras yang diperankan oleh Widyawati sebagai Sulastri pemilik kotak dan sepuncuk surat yang dititipkan kepada anaknya Laras yang diperankan Julie Estelle saat mengunjungi Jaya di Praha setelah ibunya meninggal.

Saat di Praha keduanya terlibat pertentangan yang berakhir baik dan saling memahami keduanya. Memang tidaklah mudah pemahaman dua generasi yang berbeda masa dimana saat itu Jaya harus memilih antara dua pilihan dan akhirnya harus melepas kewarganegaraannya karena ‘’Politik berubah, kekuasaan berubah, ilmu pengetahuan berubah. Hanya cinta dan musik yang tak pernah merubah.’’

Poster-Surat-dari-Praha-717x1024

Kisah dalam film Surat Dari Praha, menjadi film yang mengharukan dan barulah kita paham bahwa pada masa itu kehidupan politik sangat berpengaruh sekali terhadap sebuah bangsa. Inilah yang menjadi pemahaman dan rasa ingin tahu telah terjawab di film ini. Akhirnya cerita tentunya happy ending dengan cerita yang masih tanda tanya, mungkinkah ada kisah selanjutnya ?

Selesai menyaksikan film Surat Dari Praha, kita terbawa rasa sedih, kesal dan gembira. Dan pembahasan Kota Praha dilanjutkan kembali saat kita keluar dari bioskop Cinemaxx dan menurut Pak Tung, bahwa di film ini hanya menampilkan gambar-gambar pemandangan kota Praha yang biasa-biasa saja, padahal jika diamati kembali foto-foto Kota Praha dari handphonenya sangatlah indah sekali dan sangat sungguh luar biasa ketika keindahannya terpancar cahaya pada malam hari. Inilah sungguh kesempatan luar biasa dan terima kasih, saya ucapkan karena pada hari yang sama dapat makan siang dan nonton bareng bersama motivator terkenal Tung Desem Waringin.