Belajar Sedekah dan Amal Shalih Saat I‘tikaf


Masjid Istiqlal – Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat: H. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, MA


Pembukaan

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm

Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad

Jamaah yang dirahmati Allah,
Dalam pelaksanaan i‘tikaf dan qiyamullail, jamaah dibimbing oleh:

Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat: H. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, MA

Semoga arahan mereka mempermudah kita menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh berkah.

Alhamdulillāh, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā kembali memberikan kita kesempatan untuk menghidupkan malam dengan qiyamullail dan duduk dengan niat i‘tikaf. Mari kita perbanyak zikir, doa, dan amal shalih agar dicatat sebagai kebaikan di sisi-Nya.

Tips niat i‘tikaf:
“Bukan hanya duduk di masjid, tetapi dengan niat mencari ridha Allah, memohon diterimanya seluruh amal, dan menjadi amal yang memberatkan timbangan kebaikan di hari kiamat.”


Makna I‘tikaf dan Amal yang Luas

Islam adalah agama keadilan dan kasih sayang. Allah tidak membatasi pahala hanya untuk orang kaya. Setiap orang berkesempatan untuk meraih pahala melalui berbagai amal.

Diriwayatkan dari Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallāhu ‘anhu, sekelompok sahabat pernah berkata:

“Ya Rasulullah, orang-orang kaya telah mengambil semua pahala.”

Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa sedekah tidak hanya dengan harta.


Sedekah dalam Islam Sangat Luas

Setiap amal kecil pun bernilai sedekah, seperti:

  • Tasbih (Subḥānallāh)
  • Tahmid (Alḥamdulillāh)
  • Takbir (Allāhu Akbar)
  • Tahlil (Lā ilāha illallāh)

Lebih luas lagi:

  • Mengajak orang lain berbuat kebaikan
  • Mencegah kemungkaran
  • Memberi nasihat agar tidak berbuat maksiat
  • Hubungan halal suami-istri pun bernilai pahala

Kesimpulan: Setiap orang bisa berlomba dalam kebaikan, tidak terbatas pada kekayaan.


Teladan Para Sahabat

  • Umar bin Al-Khaṭṭāb radhiyallāhu ‘anhu → bersedekah setengah hartanya
  • Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallāhu ‘anhu → bersedekah seluruh hartanya

Ketika ditanya apa yang ditinggalkan untuk keluarga, Abu Bakar menjawab:

“Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.”

Ini menunjukkan bahwa keikhlasan adalah kunci pahala.


Pesan untuk Jamaah

Mari manfaatkan malam i‘tikaf dengan sebaik-baiknya:

  1. Perbanyak zikir dan doa
  2. Luruskan niat untuk mencari ridha Allah
  3. Jangan merasa kecil karena tidak punya harta; senyum, kata baik, dan menasihati orang lain juga pahala
  4. Berlomba-lombalah dalam kebaikan dengan ikhlas

Semoga Allah menerima i‘tikaf, zikir, dan semua amal baik kita. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang selalu gemar beramal shalih dan mendapatkan pahala berlimpah. (ds)

Add a Comment