Semakin Digital Semakin Global. Soft Launching Sarinah Online Store.

Semakin Digital Semakin Global. Soft Launching Sarinah Online Store.

Menjelang beberapa hari Menyambut Tahun 2018,  PT Sarinah (Persero) menunjukkan kekiniannya dengan di lakukan Soft Launching Sarinah Online Store pada hari Jumat,  29 Desember 2017. Saya seperti biasa hadir mewakili Sahabat TDB (taudariblogger.info) bersama Kak Sumiyati. Kami berdua telah tiba 1 jam sebelum acaranya pada jam 15.00 WIB.  Kami sebelumnya menunggu di food court lantai baseman. Tak lama kami di hubungi oleh salah satu staf Marcom PT Sarinah Persero untuk segera menuju lantai 5 di Gedung Sarinah yang berlokasi di Jalan M. H. Thamrin,  Jakarta Pusat.

Para undangan sudah sebagian hadir di antaranya adalah beberapa karyawan PT Telkom dan juga beberapa media ibu kota,  terlebih dahulu saya melakukan registrasi agar kehadirannya dapat turut menyaksikan hadirnya  sarinahonline.co.id di PT Sarinah (Persero). Bertemu dengan Margy  Warganegara Corporate Secretary PT Sarinah dengan senyum khasnya menyapa saya dan tamu lainnya serta mengucapkan selamat datang di Sarinah lantai 5, menurutnya acara ini sengaja dilakukan di lantai ini agar lebih dekat dengan kerajinan tangan asli Indonesia dari berbagai daerah dan juga berada di lokasi Goodie Corner.

Selang beberapa waktu hadir semua direksi PT Sarinah (Persero) dan semua tamu undangan dari PT Telkom,  Kemen BUMN,  Kemenpar dan semua media yang di undang seperti dari JawaPos,  Jakarta Post,  Detik dan lain-lain. Peluncurkan layanan Sarinah Online Store melalui laman web sarinahonline.co.id yang bertujuan untuk dapat mempromosikan produk produk kekayaan budaya Indonesia pada wisatawan.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa mengatakan dengan kehadiran sarinahonline.co.id dimaksudkan untuk menfasilitasi memikat Indonesia dan Internasional untuk dapat mengenal lebih dalam mengenal hasil karya budaya Indonesia yang sangat beragam.

“Kehadiran situs web Sarinah Online Store : sarinahonline.co.id, PT Sarinah (Persero) sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang penjualan ritel produk-produk dengan nilai budaya Indonesia. dapat mempromosikan produk-produk khas tanah air kepada para wisatawan khususnya wisatawan mancanegara, yang berkunjung ke Indonesia.” katanya saat Jumpa pers Jumat (29/12).

Sugiarta menjelaskan dengan meluncurkan situs web Sarinah Online Store : sarinahonline.co.id. Sarinah terus membuktikan  kesungguhan komitmennya sebagai BUMN untuk memajukan promosi Indonesia di tengah dunia lntemasional dengan cara memperkenalkan kekayaan produk berbagai budaya khas tanah air.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) GNP Sugiarto Yasa menjelaskan Sarinah online Store menjual berbagai produk yang dapat ditemui di berbagai cabang Sarinah.
“Meliputi produk fashion untuk pria, warna, anak-anak pakaian muslim serta aksesoris, juga produk tekstil khas daemh sepeni batik. tenun. dan songket. Berbagai kerajinan tangan temasuk lukisan, kerajinan perak, angklung dan wayang serta produk makanan dan minuman termasuk teh, kopi serta coklat.” Pak Dirut menambahkan.

Kehadiran Sarinah online store ini membuktikan kesungguhan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan jaman dan tuntutan pelanggan “jaman now” serta sebagai bukti bahwa Sarinah adalah vehicle bagi Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan keragaman khas Indonesia yang memiliki nilai jual global hasil produksi UMKM dalam dunia global digital yang pada gilirannya akan memperkuat posisi tawar perekonomian rakyat Indonesia. Soft Launching ini diakhiri dengan trial belanja online yang dilakukan oleh Dirut Sarinah, perwakilan Kemententrian BUMN,  perwakilan Kemenpar dan rekan-rekan media.

Diakhir acara tidak lupa saya bertemu langsung dengan Dirut PT.Sarinah (Persero) dan mengucapkan selamat  dan sukses serta semoga segala cita-cita dapat terlaksana dengan baik serta turut mendukung dan menyambut Asian Games 2018. Sarinah juga akan menjadi menyedia atau toko menjual segala assecories event ini.  Seperti biasanya adat timur  tuan rumah menyambut tamunya, Pak Sugiarta memberikan secangkir kopi panas yang nikmat buat saya dimana Goodie Corner menjual berbagai minuman teh,  kopi dan coklat.  Yuk…kunjungi laman web www.sarinahonline.co.id semakin Digital semakin global.

Bali Aman Untuk Wisatawan. Jumpa Press Akhir Tahun 2017 Kemenpar RI.

Bali Aman Untuk Wisatawan. Jumpa Pers Akhir Tahun 2017  Kemenpar RI.

Sehari sebelum acara Jumpa Press bersama Media dan Blogger,  Saya di hubungi oleh salah satu staff Biro Hukum dan Komunikasi Publik Sekretariat Kemenpar RI untuk konfirmasi kehadiran teman-teman dari Komunitas Blogger Indonesia TDB (taudariblogger.info). Tentunya saya sebagai Koordinator Sahabat TDB memberikan sambutan yang baik dan mempersiapkan kehadiran teman-teman pada esok hari sesuai petunjuk pada hari Kamis (22/12), Jam 12.00 di ruangan Balairung Soesilo Soedarman,  Gedung Sapta Pesona,  Kementerian Pariwisata, Republik Indonesia.

Acara yang dimulai dengan peresmian pameran internal masing-masing satuan kerja di Kemenpar RI oleh Arief Yahya  dengan pengguntingan pita serta di saksikan oleh semua hadirin yang hadir terutama media dan blogger.  Dilanjutkan dengan mengunjungi stand BPJS Ketenagakerjaan untuk pemberian klaim asuransi kepada salah satu pekerja yang mengalami musibah. Juga mengunjungi semua stand pameran yang ada dari beberapa satuan kerja yang ada di lingkungan Kementerian di samping itu ada juga stand dari Kopi Gayo @fakultaskopi,  dimana Menpar bersama Helmi Yahya yang sekarang menjadi Dirut TVRI menikmati cita rasa khas Kopi Gayo. Dilanjutkan stand kelembagaan dan juga Eljohn Indonesia bersama Putri Pesona Indonesia turut meramaikan Pameran Internal dan Jumpa Press Akhir Tahun 2017 Kemenpar RI.

Bali Aman Untuk Wisatawan

Sebelum menyampaikan Jumpa Press Akhir Tahun 2017 oleh Menpar RI terlebih dahulu kita menyaksikan Siaran  Press yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman,  Luhut Binsar Panjaitan yang menyampaikan bahwa “Kondisi Bali Normal.  Gunung Agung Awas Pada Radius Tertentu.”  Artinya pada kondisi radius 10 km kondisi aman sisa nya seluruh Bali normal diperkuat oleh ramalan cuaca jika ada ledakkan kecil arah angin cenderung ke timur sehingga tidak mengganggu lapangan terbang yang relatif aman . Jika ada perubahan arah angin,  akan ada notifikasi dan ini normal berlaku di seluruh dunia. Bila ada potensi gunung meledak,  vulkanologis sudah ada simulasi untuk dampak lahar yang keluar dan juga ledakkan kecil itu akan menjadi objek wisata. Daerah wisata secara ke seluruh an adalah normal sehingga yang berlibur ke Bali untuk tidak menangguhkan.

Jumpa Press Akhir Tahun 2017

Menpar didampingi Pejabat Eselon 1 di lingkungan Kementerian Pariwisata, Tenaga AhIi Kemenpar, Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Didien Junaedy, Ketua PHRI Haryadi Sukamdani merangkap sebagai Ketua Pelaksana Progam Visit Wonderful Indonesia (VIWI) 2018, serta ketua asosiasi pariwisata lainnya. Menpar Arief Yahya menjelaskan, capaian angka sementara Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada periode Januari hingga Oktober 2017 secara kumulatif sebesar 11.617.828 wisman atau tumbuh 24% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 9.403.614 wisman. Diproyeksikan hingga akhir Desember 2017, jumlah kunJungan wisman mencapai 14 Juta wisman.

Harapan kita semua menyambut tahun 2018 adalah agar semua rencana dapat terlaksana dengan baik terutama menyangkut persiapan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada Agustus 2018 dan Annual Meeting IMF-WB pada Oktober 2018 di Bali.  Indonesia menjadi objek yang menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara terutama dengan semakin normalnya kondisi Bali saat ini. Kemenpar bekerjasama dengan industri pariwisata (Asita, PHRI) dan dinas pariwisata daerah telah menyiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi sebagai beyond yakni Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba dan Banyuwangi. Paket wisata lnl dilaksanakan saat pre, on, dan post event. Dukungan masyarakat Indonesia dan juga media serta blogger agar menyampaikan informasi yang wajar dan tidak menimbulkan kekuatiran.

Srikandi BUMN Peduli Hadir Menyambut Pelanggan serta Belanja di Sarinah

Srikandi BUMN Peduli Hadir Menyambut Pelanggan serta Belanja di Sarinah

Siang menjelang sore,  Saya menuju ke Jalan M. H.Thamrin, Jakarta Pusat menuju ikon pusat belanja di Kota Jakarta yakni Gedung Sarinah. Sebagai gedung bersejarah yang diresmikan oleh Presiden RI Pertama,  Soekarno. Tentunya perkembangan sangat pesat sekali meskipun tantangan dunia digitalisasi sangat cepat sekali.  Namun Sarinah tetap mengikuti perkembangan jaman hingga jaman “now”.

Sarinah pada hari Jumat (15/12) menggelar acara Srikandi BUMN Belanja di Sarinah, yang akan diadakan di Plaza Sarinah Thamrin lantai 3, Jakarta pada jam 16.00 hingga jam 18.00. Acara ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember nanti, serta untuk meningkatkan kepekaan sosial  para Srikandi BUMN sendiri. Dalam acara ini, PT Sarinah (Persero) mengundang para Srikandi BUMN, yaitu para perempuan yang berkarir dan memegang jabatan strategis di berbagai BUMN Indonesia.

Mata acara utama yang akan diadakan dalam acara ini adalah lelang produk wastra, yaitu kain-kain tradisional Indonesia yang sarat akan makna, misalnya kain batik, lurik, songket, ulos, tenun ikat serta terutama produk wastra hasil karya Suku Baduy. Hasil lelang kemudian akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Indonesia serta perwakilan dari Suku Baduy. Selain itu, para Srikandi BUMN juga akan diajak untuk berbelanja di toko Sarinah.
Acara ini juga akan dihadiri Direktur Ritel PT Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari, serta dimeriahkan oleh kehadiran Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha, Putri Indonesia Perdamaian 2017 Dea Rizqita, dan Putri Indonesia Pariwisata 2017 Karina Nadila, yang akan mendampingi para Srikandi BUMN berbelanja. Direktur Utama PT Sarinah (Persero) G.N.P Sugiarta Yasa menyatakan bahwa penyelenggaraan acara ini juga sekaligus sebuah upaya mengembalikan posisi Sarinah sebagai landmark Jakarta, yaitu dengan kembali menanamkan pemahaman bahwa “ke Jakarta belum lengkap kalau belum ke Sarinah”.

Kerjasama dengan sejumlah pihak sangat menentukan keberhasilan acara ini.  Terutama dari Bank BUMN kita seperti BNI 46 akan terus terjalin dengan di terbitkan nya Kartu TapCash bertuliskan Srikandi BUMN Sahabat Sarinah pada bagian depannya. Dela Dwinanda selaku Corporate Relationship Manager PT. BNI, Tbk menuturkan, “Bahwa kerjasama ini akan terus terjalin sehingga dapat memajukan dan memperkenalkan produk kerajinan Indonesia.”

Seperti diketahui, kini banyak perempuan berprestasi yang telah membuktikan bahwa mereka mampu mengemban tugas dan jabatan strategis sebagai bagian dari pucuk pimpinan BUMN, dan menjadi Srikandi di perusahaan masing-masing. Seperti Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani, Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, serta Komisaris Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) Rofikoh Rokhim. Sarinah sendiri juga memiliki beberapa Srikandi dalam jajaran dewan direksi, seperti Direktur Trading & Property Indyruwani Asikin Natanegara dan Direktur Ritel Lies Permana Lestari.

Semakin banyaknya jumlah perempuan dalam jajaran dewan direksi dan manajemen senior BUMN Indonesia, menunjukkan peningkatan potensi dan kepercayaan terhadap kaum perempuan khususnya dalam dunia usaha. Dengan penyelenggaraan acara ini, Sarinah menunjukkan apresiasi bagi para perempuan tersebut, yang juga berperan sebagai Srikandi-Srikandi dalam BUMN mereka masing-masing demi tujuan bersama memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Dalam menyambut Asian Games pada tahun 2018 nanti.  PT Sarinah (Persero) akan mempersiapkan diri untuk turut berpartisipasi di event akbar ini.  Seperti yang di sampaikan oleh Dirut PT Sarinah (Persero) G.N.P Sugiarta Yasa kepada media,  “Kita bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk menjadikan Sarinah sebagai Destinasi Utama Wisatawan Lokal dan Mancanegara dan juga Sarinah akan menjadi pusat jajanan Nusantara.”  Semoga harapan demi harapan akan terus terealisasi sehingga akan saling terjalin hubungan dengan berbagai pihak baik untuk terus memajukan UMKM di Indonesia. (DS)

Srikandi BUMN Peduli Hadir di Sarinah

Srikandi BUMN Peduli Hadir di Sarinah

Pada hari Jumat, 15 Desember 2017, Sarinah akan menggelar acara Srikandi BUMN Belanja di Sarinah, yang akan diadakan di Plaza Sarinah Thamrin lantai 3, Jakarta. Acara ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember nanti, serta untuk meningkatkan kepekaan sosial para Srikandi BUMN sendiri. Dalam acara ini, PT Sarinah (Persero) mengundang para Srikandi BUMN, yaitu para perempuan yang berkarir dan memegang jabatan strategis di berbagai BUMN Indonesia.

Mata acara utama yang akan diadakan dalam acara ini adalah lelang produk wastra, yaitu kain-kain tradisional Indonesia yang sarat akan makna, misalnya kain batik, lurik, songket, ulos, tenun ikat serta terutama produk wastra hasil karya Suku Baduy. Hasil lelang kemudian akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Indonesia serta perwakilan dari Suku Baduy. Selain itu, para Srikandi BUMN juga akan diajak untuk berbelanja di toko Sarinah.
Acara ini juga akan dihadiri Direktur Ritel PT Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari, serta dimeriahkan oleh kehadiran Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha, Putri Indonesia Perdamaian 2017 Dea Rizqita, dan Putri Indonesia Pariwisata 2017 Karina Nadila, yang akan mendampingi para Srikandi BUMN berbelanja. Direktur Utama PT Sarinah (Persero) G.N.P Sugiarta Yasa menyatakan bahwa penyelenggaraan acara ini juga sekaligus sebuah upaya mengembalikan posisi Sarinah sebagai landmark Jakarta, yaitu dengan kembali menanamkan pemahaman bahwa “ke Jakarta belum lengkap kalau belum ke Sarinah”.

Seperti diketahui, kini banyak perempuan berprestasi yang telah membuktikan bahwa mereka mampu mengemban tugas dan jabatan strategis sebagai bagian dari pucuk pimpinan BUMN, dan menjadi Srikandi di perusahaan masing-masing. Seperti Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani, Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, serta Komisaris Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) Rofikoh Rokhim. Sarinah sendiri juga memiliki beberapa Srikandi dalam jajaran dewan direksi, seperti Direktur Trading & Property Indyruwani Asikin Natanegara dan Direktur Ritel Lies Permana Lestari.

Semakin banyaknya jumlah perempuan dalam jajaran dewan direksi dan manajemen senior BUMN Indonesia, menunjukkan peningkatan potensi dan kepercayaan terhadap kaum perempuan khususnya dalam dunia usaha. Dengan penyelenggaraan acara ini, Sarinah menunjukkan apresiasi bagi para perempuan tersebut, yang juga berperan sebagai Srikandi-Srikandi dalam BUMN mereka masing-masing demi tujuan bersama memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Kategori Blogger Yang Pertama Di APWI 2017 Turut Mendukung Pesona Indonesia

Kategori Blogger Yang Pertama Di APWI 2017 Turut Mendukung Pesona Indonesia

Keberadaan blogger makin hari terus dihargai Keberadaan sebagai sarana yang tepat untuk menyebar luas kan informasi dan komunikasi kepada masyarakat di Indonesia  bahkan di dunia.  Kepercayaan ini sungguh mendapatkan apresiasi yang positif dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2017.  Kali ini saya bersama Komunitas Blogger Indonesia TDB (taudariblogger.info) diberikan kepercayaan untuk menyaksikan secara langsung dengan di undangan kami bersama Sahabat TDB di acara yang berbahagia ini.

Menteri Pariwisata (Mempar)  Arief Yahya memberikan penghargaan Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2017,  pada kegiatan Apresiasi Media Cetak Dan Elektronik bagi para pewarta  pariwisata dari media cetak (surat kabar dan majalah),  media elektronik television,  dan media online dan blogger di Balairung Soesilo Soedarman ,  Gedung Sapta Pesona,  Kantor Kementerian Pariwisata (Kemempar), Senin (11/12).

APWI 2017 mengangkat tema “Pesona 10 Destinasi Pariwisata Prioritas sebagai Bali Baru”,  sebagai bentuk apresiasi Kementerian Pariwisata terhadap para pewarta pariwisata atas karya tulisan dan tayangan televisi yang telah mempromosikan pariwisata di 10 destinasi pariwisata yaitu Danau Toba (Sumatera Utara),  Tanjung Kelayang  (Belitung),  Tanjung Lesung (Banten),  Kepulauan Seribu (Jakarta),  Borobudur (Jawa Tengah),  Kawasan Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Mandala (Lombok/NTB), Labuan Baju (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Selatan), dan Morotai (Maluku Utara)  yang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah ditetapkan sebagai destinasi prioritas dan dikembangkan sebagai “Bali Baru”.

Menpar Arief Yahya menyatakan bahwa penyelenggaraan APWI mampu memasukkan para pewarta pariwisata membuat karya tulisan atau tayangan program televesi yang menginformasikan tentang berbagai event atau atraksi,  amenitas maupun aksesibiitas yang mendukung daya saing destinasi pariwisata untuk menarik minat kunjungan wisatawan.

“Media sebagai komponen Pantahelix (akademi, industri, komunitas, pemerintah, dan media) mempunyai peran strategis dalam memajukan kepariwisataan nasional. Kemajuan pariwisata sangat ditentukan oleh peran serta dan dukungan dari semua elemen, terutama peran media dalam menyebarkan informasi kepada wisatawan,  “kata Menpar Arief Yahya.

Informasi yang objektif, faktual,  disampaikan media menjadi promosi yang efektif dan mendorong minat wisatawan melakukan perjalanan wisata di Tanah Air atau pun dapat me ngundang minat para turis asing datang ke Indonesia.

” Tahun depan kita menyiapkan 100 premier  event sebagai Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018. Premier event ini menjadi kekuatan kita untuk mendatangkan 17 juta wisman dan menggalakkan 270 juta wisnus sebagai target pariwisata tahun 2018, ” ungkap Arief Yahya seraya mengatakan,  CoE WI 2018 harus gencar dipromosikan dengan pendekatan Pop atau Pre-event,  On event,  dan Post event dan peran serta aktif media massa.

Menpar Arief Yahya pada kesempatan ini menyampaikan ucapan selama kepada para Pemenang APWI 2017 dan kepada para peserta yang belum berhasil Mempar bercakap tetap semangat untuk ikut dalam APWI pada tahun mendatang.

Penyelenggaraan APWI ke-13 tahun ini menggunakan format berbeda dari penyelenggaraan pada tahun sebelumnya.  Karya para peserta yang dilombakan tidak diambil dari hasil koleksi monitoring pemberitaan,  melainkan dari peserta sendiri yang aktif mengirimkan karyanya dalam bentuk bukti tulisan atau tayangan televisi dalam periode Januari  hingga September 2017.

Sebanyak 187 tulisan dan bukti tayang menjadi peserta.  Kategori Media Surat Kabar,  Majalah,  Media Online,  Blogger dan Televisi yang masuk ke meja panitia dilakukan seleksi sesuai tema APWI dan yang lolos seleksi sebanyak 106, untuk dinilai oleh dewan juri.

Dewan Juri 2017 terdiri dari Elly Hutabarat (Ketua ASEANTA Indonesia/Industri),  H.Himawan Brahmantyo (Akademisi), Wahyu Indrasto (Majalah Eksekutif/Media), Muh. Noer Sardono (Kementerian Pariwisata) dan Wahyu Aji (Komunitas)  telah memilih 106 karya yang lolos seleksi tersebut kemudian menetapkan 5 nominasi pemenang.

Dengan adanya nominasi Kategori Blogger tentunya kami sangat senang sekali terutama dengan dibacakan oleh dewan juri pemerang juara 1 oleh Teguh Sudarisman dengan karya,  “Surga Baru di Sisi Barat Bromo.”   Tentunya karya dan semangat akan menjadi cita-cita untuk memperkenalkan Pesona Indonesia ke mancanegara seperti yang disampaikan oleh Arief Yahya,  bahwa suatu saat pariwisata akan berkembang cepat seperti halnya kemajuan di dunia online saat ini,  seperti Keberadaan Gojek,  Uber dan Grab karena ini bukan mimpi bahwa semua akan mobile dapat bergerak kemana saja. Harapan kami dari Sahabat TDB bahwa tetaplah berkarya dan terus berkarya nyata serta buat kepercayaan diri kita untuk melakukan yang terbaik. Terima Kasih  kepada Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Kemenpar RI,  M. Iqbal Alamsjah yang terus menerus memberikan bimbingan dan arahan agar blogger selalu eksis keberadaan dan terus aktif di kancah pariwisata Indonesia. (DS)

Harapan DTKJ Agar Semua Bersinergi Untuk Perbaikan E-Tilang

Harapan DTKJ  Agar  Semua Bersinergi Untuk Perbaikan E-Tilang

Berdasarkan Perda No 5 tahun 2014 tentang Transportasi mengamanatkan agar DTKJ (Dewan Transportasi Kota Jakarta) bersama Pemprov DKI menyiapkan program dan rencana penegakan hukum untuk pencegahan kecelakaan lalu lintas. Bertolak dari wacana penyusunan ETLE (electronic traffic law enforcement) berdasarkan perbaikan E-Tilang yang sudah berjalan sejak Desember 2016 lalu, DTKJ melaksanakan FGD, (Forum Group Discussion) untuk mengulas upaya-upaya pengembangannya dengan melibatkan unsur Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, dan sakeholder terkait lainnya pada Senin 4 Desember 2017. E-tilang adalah upaya awal untuk:(1) menciptakan tertib hukum di jalan raya :(2) membangun budaya keselamatan di jalan raya :(3)  menurunkan angka pelanggaran sekaligus angka kecelakaan lau lintas.

Dari FGD diperoleh beberapa hasil sebagai berikut :

1. Penguatan Fungsi Penegakan . E-Tilang saat ini diakui oleh Kepolisian baru hanya berfungsi untuk memudahkan pembayaran denda. System E-tilang perlu ditingkatkan fungsinya agar dapat menjadi alat penegakan hukum yang transparan, akuntable, dan efektif serta yang paling penting memberikan efek jera kepada para pelanggar secara permanen.

2. Optimalisasi pemanfaatan Teknologi. Upaya mengurangi tingginya pelanggaran lalu lintas yang mencapai perlu 3% dari total.pejalanan bermotor di Jabodetabek perlu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk memudahkan pelaksanaan, meningkatkan efektifitas penindakan, dan mengatasi kekurangan tenaga kepolisian di lapangan.

3. Perbaikan Hukum dan SOP. Masih banyak PR perbaikan E-Tilang sebelum dapat menjadi system ETLE secara penuh yang efektif dan efisien. Perbaikan dalam kebijakan dan aturan tentang penindakan,peradilan, dan pemabayran denda pelanggaran perlu dilengkapi dengan SOP detil pelaksanaan agar Etilang lebih efektif sebagai alat penegakan hukum lalu lintas.

4. Denda administrasi memudahkan proses peradilan. Unsur kehakiman membuka peluang bahwa denda pelanggaran lalu lintas ditetapkan menjadi denda administratif untuk menyederhanakan proses putusan hukum di pengadilan oleh hakim. Sehingga ribuan kasus pelanggaran dapat segera diselesaikan dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi penegakan hukum.

5. Layanan 24 jam 7 hari seminggu. Banyaknya kasus pelanggaran yang mencapai ribuan dengan waktu kejadian pelanggaran selama 24 jam per hari, memerlukan dukungan tata laksana pembayaran denda Etilang yang lebih fleksible. Untuk itu sistem pembayaran denda E-Tilang perlu melibatkan lebih banyak lembaga keuangan yang siap melayani masyarakat setiap hari selama layanan 24 jam .

DTKJ melihat besarnya manfaat teknologi dalam upaya menciptakan system penegakan hukum lalu lintas (ETLE) yang transparan, efisien, efektif, masif. Tendensi keterbukaan dan semangat kerjasama sudah sangat jelas terlihat  selama FGD, sehingga DTKJ mendorong agar Pemprov DKI memnfasilitasi seluruh pihak meninggalkan ego sektoral dan bersinergi untuk mengoptimalkan manfaat teknologi dalam perbaikan system penegakan hukum lalu lintas di Jakarta. (DS)

 

Maslamah Publishing Terbitkan Buku, “Nak, Dengarkan Ibu” Di Hari AIDS Sedunia

Maslamah Publishing Terbitkan Buku, “Nak, Dengarkan Ibu” Di Hari AIDS Sedunia

Bertempat di Istana Xamthone Mangga Dua, Jakarta (10/12/2017). Memperingati hari AIDS sedunia dan Hari Ibu yang akan datang. Maslamah Publishing menghadirkan buku terbaru yang sarat dengan edukasi. Peluncuran buku NAK, DENGARKAN IBU adalah serangkaian kampanye menyuarakan stop diskriminasi dan stop stigma terhadap anak-anak ODHA.

Menurut Sri Hayuni penulis buku Nak Dengarkan Ibu, buku tersebut ditulis agar pemahaman tentang adiksi dapat dimulai dari keluarga, jika keluarga paham lalu mampu membawa anak-anaknya kembali ke dalam lingkungan yang sehat maka penyebaran narkoba dan demand akan sangat berkurang, karena narkoba menjadi tidak laku. Hasil akhirnya pecandu berkurang dan penularan HIV pun akan berkurang dengan sendirinya. Edukasi tentang adiksi ini penting sekali untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia sebagai penerus bangsa ini.

Selanjutnya, Aida, M.A CEO Maslamah Publishing mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian kita terhadap anak-anak yang tidak bisa memilih lahir dari keluarga yang positif terjangkit HIV.

HIV sendiri erat sekali hubungannya dengan prilaku seksual yang menyimpang dan penularannya sangat mudah jika pelaku adalah seorang pecandu narkoba, lanjut Aida, M.A.

Kegiatan ini mengangkat tema “Jauhi Virusnya, Bukan Orangnya” melihat kondisi hari ini banyak ditemui diskriminasi terhadap penderita ODHA, sehingga banyak yang menyembunyikannya dari lingkungan sosial karena dianggap sebagai aib. Padahal belum tentu yang tertular HIV karena prilaku seksual yang tidak sehat, namun justru tertular dari pasangan yang menyembunyikan penyakitnya.

Karena kondisi inilah, tujuan utama acara ini dilaksanakan. Stop diskriminasi dan mengucilkan ODHA, karena sebenarnya mereka juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam hal apapun dalam bermasyarakat sosial.

Kegiatan peluncuruan buku ini mendapat banyak sokongan dari berbagai pihak, mulai dari tuan rumah UFO, yang sudah dengan senang hati membuka pintu untuk menyambut anak-anak ODHA, SANI (Selebriti Anti Narkoba Indonesia) sebagai panitia acara. Bantuan dari berbagai corporate lainnya, seperti KFC, Batavia Pictures, Kapten Benn, Ferdians, Shasa Q,.

Acara yang berlangsung dari pukul sembilan pagi ini, dimeriahkan dengan penampilan anak-anak ODHA, Standup Comedy Shasa-Q, SANI, Pembacaan Puisi AIDS bersama Sabrina Piscalia dan HendricoZricko Kotakustik.

Acara ini ditutup dengan pemberian santunan kepada 50-an anak-anak ODHA dan menyuarakan bersama Stop diskriminasi, Stop Stigma, Jauhi Virusnya Bukan Orangnya. Anak-anak ODHA juga anak-anak Indonesia, yang memiliki cita-cita dan mimpi yang sama dalam membangun Indonesia di masa depan. (DS)

Sarinah Tuan Rumah Peresmian Pencanangan Hari Pakai Produk Indonesia

Sarinah Tuan Rumah  Peresmian Pencanangan Hari Pakai Produk Indonesia

Sarinah akan menjadi tuan rumah acara peresmian Pencanangan Hari Pakai Produk Indonesia, yang akan diadakan di Plaza Sarinah Thamrin, Jakarta pada hari Minggu, 10 Desember 2017.   Hari Pakai Produk Indonesia merupakan sebuah gerakan yang mendorong peningkatan penjualan dan penggunaan produk-produk hasil karya anak bangsa di pasar domestik Indonesia. Acara ini akan menggelar berbagai kegiatan di antaranya; peresmian Hari Pakai Produk Indonesia, talkshow, pertunjukan musik, fashion show, serta senam zumba bersama.

Hari Pakai Produk Indonesia akan secara resmi dicanangkan dengan pembacaan deklarasi oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita, dan dihadiri oleh Direktur Utama PT Sarinah (Persero) I.G.N.P. Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT Mustika Ratu Putri Kuswisnu, serta Kabid Perancangan & Kerjasama Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Widodo. Selain itu, acara ini akan dimeriahkan oleh kehadiran Kevin Liliana, Putri Indonesia Lingkungan sekaligus Miss International 2017, serta sederet penyanyi nasional seperti Kikan, Ita Purnamasari, Melanie Subono, Delia Septianti serta Calvin Jeremi.

Sarinah menganggap Hari Pakai Produk Indonesia yang akan diresmikan pencanangannya, merupakan sebuah gerakan yang sangat penting. Ini terutama disebabkan semakin meningkatnya potensi kreatif serta kualitas produk dalam negeri indonesia dari tahun ke tahun. Dan sebagai BUMN yang mengkhususkan pada penjualan ritel produk-produk khas dalam negeri, Sarinah melihat keberhasilan gerakan ini kelak akan menjadi salah satu tonggak berkembangnya rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya terhadap produk-produk nasional. (DS)

Sarinah Guide Gathering, Malam Apresiasi Untuk Para Tour Guide

Sarinah Guide Gathering, Malam Apresiasi Untuk Para Tour Guide

PT Sarinah (Persero) sebagai salah satu BUMN  yang bergerak dibidang ritel pada hari Rabu, 6 Desember 2017 mengadakan acara guide gathering di istana Ballroom Hotel Saripan Pacific yang dimulai pada pukul 18.00 s/d 20.00 wib. Acara ini ditujukan sebagai malam Apresiasi untuk para tour guide yang selama ini memberikan kontribusi kepada Sarinah untuk memperkenalkan produk UKM seluruh Indonesia kepada wisatawan mancanegara.

Acara hari ini dihadiri oleh para tour guide yang bergabung dalam HPI dan freelance, ASITA serta perwakilan dari Kementerian Pariwisata. Undangan yang hadir ini merupakan unsur-unsury ang turut mendukung kemajuan pariwisata di Indonesia dalam memperkenalkan produk dan budaya Indonesia.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa dalam sambutannya mengatakan ‘’Bahwa para tour guide merupakan patner yang turut memajukan pariwisata , produk dan budaya Indonesia. Dan sebagai salah satu wujud apresiasi Sarinah kepada para partner ini, maka di anugrahkan award kepada tour gauide yang mencapai point tertinggi dalam kontribusi sales di Sarinah.’’

‘’Kami sangat mendukung dan mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh Sarinah dalam memaintenance para tour guide adalah profesi yang sangat penting dan berguna dalam mempromosikan Indonesia ke wisatawan’’, ujar Esthy Reko Astuty selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini pula, Sarinah akan melakukan sosialisasi program komisi tour guide yang diharapkan akan memberikan kemudahan dan benefit lebih baik bagi tour guide maupun wisatawan yang berbelanja di Sarinah.

Sang Legendaris Dalam Film Chrisye Dengan Karya Abadi

Sang Legendaris Dalam Film Chrisye Dengan Karya Abadi

Tepat di hari Jum’at  (1/12/2017) di Peringatan Hari Maulid Nabi dan juga merupakan hari libur Islam.  Saya mendapatkan undangan dari MNC Picture untuk mewakili Komunitas Blogger Indonesia TDB (taudariblogger.info).  Memang tidaklah banyak untuk mendapatkan kouta hanya 1 undangan untuk 2 orang sehingga saya harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan terima kasih buat Mba Dytha yang secara langsung memberikan undangan ini.

Ada makna yang sungguh luar biasa yang saat saya akan hadir di acara Press Screening ini di Epicentrum XXI Jakarta. Karena acara sesuai jadwal jam 14.00 tentunya saya harus mengatur waktu tiba di lokasi tepat waktu dengan hadir lebih cepat dan terlebih dahulu mencari lokasi Masjid di seputar lokasi untuk melaksanakan Sholat Jum’at. Kelebihan Shalat Jum’at selanjutnya ialah Allah SWT akan mensempurnakan agama seorang Muslim dan mencukupkan Nikmatnya, hal ini seperti diterangkan didalam Firman Allah SWT , ” Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah ku cukupkan kepada mu nikmatku dan telah ku ridhoi islam jadi agama bagimu (QS. Al Ma’idah :3)”.

Sungguh luar dugaan saya bahwa perjalanan untuk hadir menonton Film Chrisye juga merupakan perjalanan Ibadah buat saya secara pribadi.  Saat dimana khotbah Jum’at menerangkan makna Hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan adanya maulid, manusia atau umat Muslim diharapkan bisa tergugah kembali untuk selalu berikhtiar secara konstan dalam meneladani dan mengamalkan ajaran-ajaran serta akhlak baginda Nabi Muhammad SAW. Tiap waktu kita akan selalu di uji oleh Allah SWT harusnya kita melakukan istigfar dengan mengucapkan Astaghfirullahal Adzim adalah memohon ampun kepada Allah sedangkan taubat adalah memohon ampun kepada Allah dan tidak mengulangi perbuatan jelek atau dosa yang telah diperbuat.

Tidak berlebihan jika saya menguraikan perjalanan ini seperti dua paragraf di atas yang juga merupakan perjalanan Sang Legendaris Chrisye yang bernama lengkap Chrismansyah Rahardi ini dilahirkan di Jakarta, 16 September 1949 dan wafat tanggal 30 maret 2007. Film Chrisye adalah produksi dari MNC Picture bersama Vito Global Visi.  Pada hari yang baik dan tepat mengadakan acara Gala Premiere Film Chrisye yang juga dihadiri oleh sutradara Rizal Mantovani,  pembina Vito G. Bastian,  Ray Sahetapy,  Andi Arsyil,  Dwi Sasono,  dan seluruh pemain pendukung lainnya. Tidak hanya itu,  Gala Premiere Film Chrisye juga dihadiri oleh sejumlah pejabat,  film maker,  aktor,  dan deretan musisi Indonesia.

Menyaksikan film Chrisye ini secara utuh dapat kita melihat secara utuh perjalanan hidup Sang Legendaris karena hidup adalah cobaan yang harus kita jalani. Film drama biopic dengan pinata ansine matografi oleh Yadi Sugandi ini mengangkat sejumlah konflik nyata yang dialami oleh Alm. Chrisye sepanjang hidupnya. Sejak remaja,  dia harus menentang ayahnya yang menginginkan Chrisye menjadi seorang Insinyur.  Chrisye diam-diam bermusik dan berjuang membuktikan bahwa bermusik memang pilihan hidupnya dengan lagu Lilin-Lilin Kecil,  Aku Cinta Dia dan masih banyak lagi. Pencarian jati diri Chrisye terus berlanjut.  Menikah dengan Damayanti Noor atau Yanti,  menjadi mu’alaf dan berkeluh egalitarian membuka cakrawala baru Chrisye  dalam memenangkan hidup tapi juga menambah kegelisahan baru.  Meskipun Chrisye sudah menjadi penyanyi hebat,  dia merasa khawatir tidak bisa menafkahi keluarganya hanya dengan kemampuan bernyanyi hingga Chrisye sempat memutuskan untuk berhenti menyanyi.

Kegelisahan demi kegelisahan membawa Chrisye kedalam perjalanan spiritual yang panjang. Pencarian hakiki tentang makna hidup inilah yang mengabari Chrisye dalam menciptakan lagu  “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”  yang liriknya ditulis oleh Taufik Ismail. Saat itulah,  Chrisye benar-benar menentukan titik balik dalam kehidupan dan kasir musiknya.

Setelah menyaksikan film Chrisye ini barulah saya menyadari betapa berat perjuangan hidup ini,  tapi ada yang menarik dari film ini yang saya saksikan adalah tentang keyakinan yang sungguh-sungguh atau total.  Dalam perjalanan pulang setelah keluar dari Epicentrum XXI,  kami bertemu dengan salah satu pemeran film Chrisye yakni sebagai Tante Cia yang diperankan oleh Hetty Reksoprodjo.  Sempat kami temui dengan menyampaikan salam dan semoga film ini menjadi syiar Islam karena besar maknanya bagi kemajuan Islam yang cinta damai.  Terlihat sekali ketika ayahnya Chrisye memberikan kebebasan kepada anaknya dalam memilih kenyakinan sebagai seorang Muslim.

Juga pertemuan kami dengan Taufik Ismail saat kita keluar dari Epicentrum XXI. Saya temui beliau dengan mengucapkan salam dan mencium tangan beliau.  Saya sempat berbincang dengannya dan juga bertanya tentang lirik lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” dan dijelaskan oleh beliau yang sama juga di ucapkan oleh pemeran Taufik Ismail yang di mainkan oleh Fuad Idris, merupakan kutipan dari ayat Al Qur’an

Allah swt berfirman di dalam QS Yaasiin ayat 65  yaitu  :

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ [٣٦:٦٥]

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

Semoga harapan saya agar kita semua dapat merekomendasikan kepada seluruh teman-teman,  saudara dan kerabat menyaksikan “Sang Legendaris Dalam Film Chrisye Dengan Karya Abadi.”

Instagram taudariblogger.info

Twitter @tdb_info