gerald-situmorang

Gerald Sitomurang, Dalam Karya “Family Song”


“Familiar Song”, Gambaran Interaksi Gerald Situmorang Dengan Ruang Emosionalnya

 

Jakarta, 30 Desember 2016 – Tahun ini tidak berakhir begitu saja bagi seorang Gerald Situmorang. Selain kiprahnya bersama Barasuara terus melambung, proyek musik format solo “Solitude” pun turut hadir. Album yang didedikasikan untuk ruangan/studio musik yang kini telah tiada tersebut tidak hanya tersaji dalam album digital dan fisik, “Solitude” juga tercatat sukses menjalani debut pertunjukan selama tiga hari dan juga tour ke-tujuh kota bersama saxophonist, Tommy Pratomo pada pertengahan November lalu.

Album Solitude sukses diperkenalkan lewat single “Old Stories” dan setelah kurang lebih empat bulan lamanya single tersebut dirilis, Gerald Situmorang siap untuk menyapa pendengarnya kembali lewat single berikutnya, “Familiar Song”. Lagu nomor urut 7 dalam album Solitude ini terpilih sebagai single kedua dengan alasan yang cukup personal dari GeSit pribadi.

“Lagu ini (Familiar Song) adalah lagu yang punya sisi emosional tersendiri dibanding lagu lain dalam album Solitude. Lewat melodi dalam lagu itu, semuanya terasa familiar bagi saya, apalagi jika dikaitkan dengan studio musik milik Marco Steffiano (drummer Barasuara) yang saya bicarakan dalam album itu, seolah bisa berinteraksi dengan apapun yang ada di dalam ruangan,” ujar Gerald Situmorang menjelaskan.

Selain mendapuknya menjadi single kedua, “Familiar Song” pun turut hadir dalam format audio visual. Tepat pada hari yang sama, Gerald Situmorang juga merilis video klipnya melalui akun YouTube https://www.youtube.com/GeraldSitumorang. Selaras dengan apa yang ia letakkan pada lagu tersebut, apa yang disuguhkan di sini menjadi gambaran interaksi seorang Gerald Situmorang dengan ruangan tersebut melalui melodi yang ia rangkai bersama gitar akustiknya.

Jangan terkecoh dengan penampilannya yang cukup berbeda dalam video klip ini, Karena pasalnya produksi video klip ini dimulai sejak jauh hari dari hari ini, tepatnya tidak lama setelah album Solitude selesai direkam sebagai kenang-kenangan bersama studio musik itu. Bekerja sama dengan director, Riki Wattimena, video klip Gerald Situmorang ini mencoba memperlihatkan keterikatannya dengan ruangan yang “hidup”.

“Rekaman video yang sudah ada itu akhirnya dikombinasikan dengan siluet seorang ballerina yang menari seiring dengan nada yang saya mainkan. Ballerina itu sebagai gambaran jiwa dari ruangan tempat saya bermusik itu yang diambil melalui gerakan ballerina Irene Aryanto dengan latar green screen,” jelas Gerald Situmorang.

“Gerakan ballerina itu juga dihiasi dengan beberapa aksen lain, salah satunya hujan. Itu sebagai gambaran suka dan duka saya selama berada dalam ruangan itu. Intinya sih lebih ke ikatan emosional yang juga melibatkan interaksi saya dengan semua yang ada di sana,” tambahnya lagi.

Video klip “Familiar Song” sudah bisa disimak dalam akun YouTube https://www.youtube.com/GeraldSitumorang sejak Jumat, 30 Desember 2016. Single ini bisa disimak melalui album “Solitude” yang tersaji dalam format fisik juga dalam format digital di iTunes, Apple Music, Deezer, Spotify, Amazon Play dan Guvera. Demikian kabar terkini dari Gerald Situmorang. Semoga bermanfaat bagi rekan media dan audiens sekalian. Terima kasih dan salam sejahtera.

 

Informasi lebih lanjut

Whistle Media Indonesia

Media Relation & Amplifications

+628569086338

whistlemedia.id@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>