Sarinah Menyapa Dunia

Suasana siang hari di hari kamis (28/1) ini ternyata cukup cerah sehingga menjadi cerahnya harapan di masa depan. Begitu juga ketika mengunjungi Gedung Sarimah di Jalan MH. Thamrim, Jakarta Pusat. Dimana KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) mengadakan pertemuan dengan Manajemen PT Sarinah (Persero)

Ruang Tengah Cafe menjadi tempat untuk warga KOPI membahas dengan tuntas mengenai seluk beluk dan sejarah Sarinah bersama Ibu Ira Puspadewi sebagai CEO PT. Sarinah Persero. Memang menjadi suasana yang menyenangkan ketika sambil makan siang dengan makanan khas yang di sediakan oleh Ruang Tengah Cafe sambil menikmati nasi hijau dengan rasa khas dan sop. Memang dengan makanan yang nikmat di sertai dengan canda bersama  Direksi PT Sarinah Persero yang terdiri dari semuanya wanita yakni  Ibu Ira Puspitadewi, Ibu Handriani Tjatur Setijowati dan GM Corporate Secretary, Margy Warganegara.

Sarinah saat sekarang menatap dunia, untuk menyaksikan bahwa sesungguhnya dunia akan mengenal lebih jauh bahwa sejak tahun 1962 dan terbilang tercanggih dan gedung termegah di kala itu yang eksis tahun 1966. Saat di resmikan oleh Presiden Pertama RI, Soekarno. Menjadi pusat belanja termodern di Indonesia. Tentunya kita menjadi tahu sekarang sesungguhnya bahwa nama Sarinah adalah seorang wanita pengasuh Soekarno kecil dan nama itu berikan oleh Presiden Pertama RI untuk memberikan ucapan terima kasih atas jasa-jasa yang yelag diberikan.

Sambil bercerita bersama dengan Manajemen PT Sarinah Persero bersama warga KOPI sambil lakukan live twit dan saling retwet untuk membuktikan bahwa Sarinah menjadi pilihan tujuan yang aman dan menjadi tempat kumpul bersama serta berbelanja berbagai kerajinan UKM. Ternyata PT Sarinah (Persero) telah membina 400 UKM dan juga pusat perdagangan produk-produk ekonomi kreatif dan tentu saja meeting point warga Jakarta,

Sambil berkeliling setiap lantai di Gedung Sarinah untuk melihat dengan jelas berbagai barang yang dipasarkan seperti produk coklat khas Indonesia dengan mendatangkan coklat dari 4 daerah di Bali, Jawa Timur, Flores dan Aceh serta menurut kabar ada juga yang berasal Papua. Ternyata kemasan yang menarik menjadikan produk lokal terlihat lebih menarik dan tidak kalah dengan produk sejenis dari luar negeri. Ibu Ira Puspadewi,menyampaikan dengan lugas bah wa Sarinah 2016 akan menggelar tagline baru yaitu #SarinahIsMe dan Sarinah Menyapa Dunia. Tentunya dengan adanya media sosial menjadi dunia tanpa batas dengan tweter @sarinahindo menjadi terobosan mengenl lebih jauh tentang Sarinah.

Menuju lantai 5 di Gedung Sarinah yang terdapat berbagai barang kerajinan asli Indonesia. Para SPG (Sales Promotion Girl) diminta untuk berfoto bersama Ibu Ira Puspitadewi. Inilah cara KOPI untuk mempererat pergaulan antara atasan dan bawahan sehingga sama sekali tidak ada perbedaan. Karena mereka adalaha bagian dari human kapital yang harus tetap dipelihara keakrabannya.

Nama SARINAH adalah Generic Brand dari Copy of MIND public Indonesia dan DUNIA tentu saja menjadi khazanah yang menarik diendorse oleh marketing untuk menjemput lebih banyak lagi pengunjung baru yang sedang hingar bingar CINTA INDONESIA dengan produk garment, kuliner dan makanan kudapan olahan khas nusantara serta beraneka ragam aktivitas ekonomi kreatif yang ada di Gedung Sarinah yang melegenda ini sekaligus landmark kota Jakarta.

Dilanjutkan dengan menuju ke pinggir Jalan MH Thamrin dimana rasa aman diperlihatkan bersama KOPI dan Manajemen PT Sarinah (Persero). Dengan berfoto bersama tentunya inilah bukti yang harus kita tunjukkan ke dunia bahwa INDONESIA itu aman khususnya Jalan MH. Thamrin, Jakarta dan sekitarnya.

Djakarta Lloyd Sebagai Host BUMN Marketeer Ke 42.

BUMN Marketeer yang ke 42 di selenggarakan pada hari Rabu (27/1) di Double Tree Hotel by Hilton, Jalan Pengangsaan Timur No.17 tepat tidak terlalu jauh dari Stasiun Cikini. Dimulai pada jam 07.00 pagi menjadikan acara ini sesuatu yang menarik dan menjadi semangat karena para peserta dari berbagai BUMN sudah harus tepat waktu hadir. Dimulai dengan sarapan pagi untuk memberikan semangat pada saat diskusi nanti. Karena sesuai acara akan berakhir sekitar jam 09.00 pagi.

Foto Bersama BUMN
Foto Bersama BUMN

Acara di buka oleh Publisher of Marketeers Media Fleet, Hermawan Kartajaya sebagai Chairman, MarkPlus dengan pengalaman konsultan 25 tahun dan sebelumnya Sales & Distribution Director di HM Sampoerna. Kemudian dilanjutkan sambutan dan presentasi “Babak Baru PT Djakarta Lloyd (Persero) dalam Membangun Bangsa”,Arham S. Torik , President Director PT Djakarta Lloyd. Beliau bercerita tentang pengalaman dari awal untuk memperbaiki kinerja perusahaan pelayaran ini dengan amanah yang besar, karena perusahaan sedang melakukan banyak pekerjaan mulai dari renegoisasi dengan karyawan, berusaha menambah order, optimalisasi aset, dan menghadapi proses kasasi oleh kreditur.

Tak banyak yang tahu Indonesia memiliki BUMN di bidang pelayaran niaga, PT Djakarta Lloyd (Persero). Sempat beken pada tahun 1970an, Djakarta Lloyd pun pernah merasakan titik nadir pada tahun 2011 yang mana perusahaan nyaris pailit. Namun bagai keajaiban, perusahaan yang tadinya mau mati, tapi diberi kuasa untuk bangkit kembali,” kenang Direktur Utama Djakarta Lloyd Arham S. Torik

Arham mengatakan, kini perusahaan yang dipimpinnya kembali membaik. Hall ini dilihat dari laba perseroan yang kembali positif di tahun 2012. “Tahun 2014, kami mencetak laba Rp 12 miliar, tahun 2015 Rp 18 miliar. Harapannya, tahun ini bisa berkali-kali lipat,” tandasnya.

Keyakinan Arham dinilai wajar mengingat pada akhir Desember tahun lalu, Djakarta Lloyd mendapatkan suntikan dana PNM sebesr Rp 350 miliar dari pemerintah.  Saat itu, ada kekhawatiran nama DL dicoret dari daftar BUMN yang bakal menerima PNM lantaran saham negara di perusahaan plat merah itu hanya tersisa 29%.

Dia mengatakan, selama sepuluh tahun terakhir, Djakarta Lloyd hidup dari mengemplang utang, tidak bayar pajak, dan menjual aset. Termasuk kapal-kapal yang disita pihak lain lantaran utang, yang kini hanya mmenyisakan lima unit. “Bahkan, tahun 2011, kami tidak bisa membayar gaji karyawan kami sendiri,” ungkapnya.

IMG_20160127_043515

Setelah merestrukturisasi organisasi dan keuangan, satu-satunya perusahaan kargo milik pemerintah ini akan melakukan lebih banyak sinergi dengan BUMN.  Arham menyebut, sinergi tersebut berupa kontrak pengangkutan laut atau kargo yang dibutuhkan BUMN.

Human kapital sebagai modal majunya perusahaan sehingga harus diisi oleh orang-orang baru yang mempunyai prestasi baik dan untuk orang lama yang lulus assessment. Pertama yang dilakukan adalah menentukan skala prioritas untuk menyelesaikan masalah dengan motonya “Bergerak lebih cepat, dengan strategi 3F yakni Fokus terhadap bisnis baru, Friend membuat networking dan Face dgn orang-orang yang berprestasi. Untuk menghadapi tantangan ke depan. Agar Djakarta Lloyd menjadi BUMN unggulan, menurut Arham S. Torik adalah dengan menerapkan 3E yakni Efektif, Effisien dan Edan atau Effulgence atau brilian atau terobosan.

Sebagai BUMN yang sahamnya keseluruhan dimiliki oleh Negara PT Djakarta Lloyd (Persero) memiliki komitmen yang kuat untuk terus maju dan berkembang serta mendukung pemerintah dalam mendorong tumbuhnya perekonomian nasional. Karena itu tidaklah berlebihan jika eksistensinya menjadi perhatian pemerintah saat ini dan masa depan.

M.Sobari
M.Sobari

Kunjungan KRL Mania Ke Kantor PT Railink, Operator Kereta Bandara Soetta

Oleh. M.Sobari

Pasti kita di KRL Mania mengenal Muni Lestari, seorang perempuan aktivis pengguna KRL yang selalu senantiasa berkoordinasi dengan operator baik di PT KAI, PT KCJ maupun di PT Railink. Sangat supel sekali beliau dan penuh semangat untuk membantu rekan-rekan KRL Mania untuk mendapatkan penjelasan langsung ke pihak yang terkait. Sejak sehari mendata melalui media sosial facebook group KRL Mania untuk mencari beberapa perwakilan lintas di Serpong, Tangerang, Bekasi, Bogor dan Nambo.

Akhirnya hari Kamis (21/1) pada jam 13.00. Kami semua dapat hadir langsung di Kantor PT Raillink di Jl. Ir.H.Juanda 18 N0.8 , yang berada di dekat Stasiun Juanda. Sebelumnya menunggu rekan yang lain, saya menunggu di sebuah toko swalayan di areal bawah Stasiun Juanda dekat mushola untuk membaca sekitas tentang PT Railink dan perkembangannya. Suasana yang nyaman dan aman di sekitar Stasiun Juanda ini menjadi harapan kita semua dan juga menjadi tempat yang baik untuk menjadi titik pertemuan dengan teman-teman lainnya.

Setelah sholat dzuhur dan semuanya telah berkumpul, akhirnya kita menuju ke Kantor PT Railink dengan berjalan menuju lokasi yang tidak berapa jauh dengan Kantor PT KCJ di Stasiun Juanda dan setelah itu menuju repsesionis untuk meminta ijin pertemuan dengan Presiden Direktur PT Raillink yang berada di lantai 3. Sambutan hangat sekali atas kehadiran kita semua di terima oleh tuan rumah.

PT Railink yang diwakii langsung oleh Presiden Direktur PT Railink , Bpk. Heru Kuswanto dan Direktur  Administrasi danKeuangan, click here Bpk. Erry Prasetyo serta dari KRL Mania diwakili dari beberapa lintas yang ada di Jabodetabek diantaranya, Muti Lestari, M.Sobari, Tarini Hadi Subroto, Bramantyo Martha,Nurrahman,Fiqri Kustiono, Artanto Rizky Cahyono dan click Ichsan. Memang kehadiran KRL Mania ini sebagai bentuk kunjungan ramah tamah dan diskusi bersama untuk mengenal lebih jauh keberadaan Kereta Bandara Soetta, yang memang sedang direncanakan akan selesai di Tahun 2017. Perlu adanya kerjasama untuk saling memberikan masukkan pendapat dan kritikkan.

Keberadaan KRL Mania adalah sebagai partner yang baik untuk operator agar senantiasa kita bersama membangun sebuah kemajuan untuk perkeretaapian Indonesia yang sedang berkembang saat ini. Terlebih dahulu acara dimulai dengan makan siang bersama yang telah di sediakan oleh tuan rumah dan kita berkumpul di ruang meeting dimana terdapat beberapa foto-foto mengenai pembangunan stasiun baru yang akan dipergunakan di manfaatkan langsung pengelolahannya oleh PT Railink seperti foto-foto perencanaan pembangunan Stasiun Sudirman Baru dan Stasiun Batu Ceper.

Dengan sangat ramah sekali khas Jogjakarta, Bpk Heru Kuswanto menjabarkan mengenai PT Railink adalah perusahaan kerjasama antara PT KAI (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) yang saat ini sedang merencanakan kereta yang menuju Bandara Soekarno-Hatta beroperasi pada semestar pertama 2017. Lokasi pembangunan terletak di antara terminal I dan terminal II Bandara Soetta. Pembebasan lahan sudah berjalan dengan baik. Kereta bandara akan membuat jarak tempuh dari Stasiun Manggarai hingga bandara hanya 40-50 menit. Ini menjadi sebuah alternatif baru dan solusi bagi kemacetan ibukota yang sering terjadi. Konsep kereta bandara nantinya akan diimplementasi ke kota-kota lainya di Indonesia. Jalur kereta bandara ini akan menempuh jarak sepanjang 36,3 kilometer.

Suasana diskusi antara PT Railink dan KRL Mania sungguh merupakan sebuah terobosan baru, agar kegiatan diskusi ini bisa rutin dilakukan sehingga sosialisasi kereta bandara menjadi sebuah kemajuan yang bisa saling mengontrol karena perkembangan kereta bandara ini akan tersebar ke seluruh Indonesia. Jalur kereta bandar soeta ini nantinya akan disukai para bisnis traveler karena akses bandaranya. Nantinya sekitar 80 persen perkiraan dari kapasitas 13.700 penumpang setiap hari akan menggunakan kereta bandara soeta.

PT Railink adalah perusahaan patungan antara PT KAI (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) yang menjadi operator kereta api bandara. Kereta bandara akan melayani rute Stasiun Manggarai-Sudirman Baru-Tanah Abang-Grogol-Pesing-Kembangan-Rawa Buaya-Kalideres-Batu Ceper-Bandara. Nantinya, kata Heru, sebanyak 10 train set akan dioperasikan setiap hari. Masing-masing train set terdiri atas 6-10 gerbong. “Jadi, satu hari ada 124 trip dan setiap trip memiliki kapasitas 227 orang,” kata Heru.

Untuk harga tiket, kata Heru, berlaku tiket sekali perjalanan dengan harga Rp 100 ribu. “Murah kan?”katanya. Besaran harga tarif didasarkan pada hasil studi kelayakan proyek kereta bandara. “Berdasarkan tingkat keterisian dan jarak.” Tentunya menurut saya harga tarif ini juga akan di sesuaikan dengan tingkat inflasi pada tahun berikutnya dan bisa berubah menjadi di atas Rp. 100 ribu. Tetapi ini akan menjadi pilihan bagi para pengguna kereta bandara untuk mencari berbagai alternatif transportasi umum yang tersedia sehingga kehadiran kereta bandara soeta ini tidak merugikan penyedia transportasi umum lainnya seperti ojek, taxi dan bis.

Heru optimistis proyek ini akan berjalan sesuai dengan rencana dan bisa beroperasi 2017. Pengadaan train set dan gerbong kereta diperkirakan menelan anggaran Rp 1 triliun. Kereta rel listrik dan gardu dipesan dari Swedia. Pengadaan sarana diserahkan kepada PT Bombardir Transportation. “Sarana KRL siap diambil jika sudah siap beroperasi,” katanya.

Tentunya diskusi ini akan terus menarik dan saya sarankan kepada Bpk Heru Kuswanto untuk membuat sebuat Workshop Kereta Bandara Soeta yang mengikut sertakan seluruh komunitas pencinta kereta agar nantinya menjadi sebuah bagian interatif masyarakat untuk selalu memantau perkembangan ini. Tidak itu saja saya menyarankan agar melakukan sosialisasi juga mengikut serta para blogger-blogger agar dapat membantu kita bersama melalui tulisan-tulisan di blog mereka masing-masing untuk kemajuan perkeretaapian Indonesia. Fungsi kontrol di masyarakat amatlah sangat dibutuhkan dan kepedulian kita harus senantiasa menjadi partner yang baik. Akhirnya menjelang jam 15.00, kami dari KRL Mania berpamitan ke Bpk Heru Kuswanto dan Bpk Ferry Prasetyo untuk kembali melakukan aktifitas. Tetapi kenangan indah ini selalu akan diabadikan dengan berfoto bersama. Sukses Kereta Bandara Soeta dan Sukses KRL Mania. Silahkan update informasinya melalui www.railink.co.id

Film I Am Hope, Solidaritas Untuk Sesama.

Oleh. M Sobari

Mendengar kata HOPE yang berarti Harapan adalah pesan untuk berbagi kepedulian. KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) bersama Yayasan Gerakan Harapan dan para pendukung film I am Hope yang di motori oleh Wulan Guritno dari Alkimia Production. Pada hari Selasa (19/1) jam 13.30 berkesempatan untuk berkunjung ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta menemui para perjuang kanker.

Bersyukur sekali ada acara ini, karena sejak lama saya ingin sekali melihat langsung ke dalam Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Sudah sejak lama saya melintas hanya melewati Rumah Sakit ini dan sekarang dapat langsung bertemu para pejuang kanker. Bersama Kak Arul dari KOPI yang mengkoordinir acara ini pastinya sebuah momen yang tepat untuk mengenal langsung dan mengetahui keberadaan mereka di sana. Journey of Hope melakukan serangkaian kegiatan untuk membantu para penderita kanker diantaranya mereka mendapatkan kebahagiaan dengan hadirnya badut-bandut yang hadir di sebuah ruangan untuk berkumpul para pejuang kanker bersama orang tuanya dengan membagikan hadiah-hadiah serta permainan-permainan yang lucu dan menarik hati.

Berada diantara pejuang kanker ini. Mata saya sempat menetes melihat semangat mereka untuk tetap berjuang. HOPE melalui film I am hope dan gelang harapan menjadikan satu tekad untuk memberikan gambaran visual melalui layar lebar dan bukti peduli dengan mengenakan gelang harapan, menjadikan solidaritas untuk sesama.

Semua kisah dalam Film I am HOPE, the Movie mampu membangkitkan harapan di tengah keterpurukan. Bagaimana Mia menjadi simbol dalam perjuangan untuk menggapai impian di tengah kondisinya yang terpuruk.

Mia 21 tahun (Tatiana Saphira) adalah seorang perempuan yang sangat berkeinginan keras untuk membuat pertunjukan. Namun mimpi tersebut harus terhenti sementara karena ia divonis mengidap kanker, penyakit sama yang pernah merenggut nyawa sang ibunda.

Ayahnya (Tio Pakusadewo) akan kembali terpuruk, ekonomi makin merosot, dan yang paling tergaris bawah merah baginya, adalah mimpinya yang perlahan akan sirna. Namun demikian, Mia selalu ditemani oleh Maia (Alessandra Usman), yang terus setia dan bersikap positif disampingnya.

Demikianlah sekelumit cerita dalam film I am Hope. Menurut Ariyo Wahab yang ikut menjadi pemeran dalam film ini sebagai Rama Satria sebagai seorang produser, “Bahwa inspirasi harapan yang menjadu inti cerita akan dapat menjaring lebih banyak lagi kekuatan harapan dari masyarakat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan, pendampingan dan tentu saj harapan di tengah perjuangan mereka masing-masing.

Namun banyak sekali pengalaman dari kunjungan ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta. KOPI dapat meliput suasana keadaan yang sesungguhnya bahwa pejuang kanker harus selalu mendapat perhatian kita semua. Pihak I am Hope mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak. Penyerahan bantuan ini sebagai bagian dari Journey of Hope karena ide pembuatan film ini sendiri berawal dari gerakan sosial Bracelet of Hope atau Gelang Harapan. Dengan memberikan bantuan berupa makanan sehat, vitaman termasuk peralatan bermain dan perlengkapan sekolah.

Film I am Hope merupakan film kemanusian yang sangat baik untuk ditonton oleh kita semua. Rencananya akan dirilis pada 18 Februari mendatang dan dihadirkan sebagai salah satu kepedulian dan solidaritas untuk sesama. Jangan lupa ajak teman, saudara dan kerabat Anda untuk menyaksikan film I am Hope di bioskop kesayangan anda. Sampai Jumpa…..

Pariwisata Indonesia Aman, Cruise Mewah Singgah Di Sabang, NAD

Oleh M.Sobari

Kepulauan Indonesia yang luas dan membentang dari Sabang sampai Merauke, masih menjadi incaran para turis mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Ujung Pulau Sumatera terdapat Pulau We dengan Kota Sabang yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan Laut Tiongkok Selatan. Bersandar Cruise Mewah Seven Seas Voyager Berbendera Bahamas singgah di Sabang, NAD.

Pasca Bom Pos Pol Thamrin, Jakarta pada hari Kamis (14/1), ternyata tidak berpengaruh sekali dengan kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Menteri Pariwisata, Arief Yahya juga melakukan survey ke beberapa lokasi hotel-hotel di sekitar tempat kejadian dan tidak berpengaruh terhadap tingkat penghuninya. Ternyata aparat Kepolisian RI, sangat sigab sekali mengantisipasi kejadian ini hanya dengan waktu 5 jam dan beda sekali dengan kejadian di Bangkok, Thailand hingga 11 hari. Kita harus percaya kepada Kepolisian RI yang sangat cepat mengatasi teroris yang terjadi.

Kapal pesiar mewah MV Seven Seas Voyager berbendera Bahamas/Nassau dengan panjang 206.5 Meter, tiba di teluk Sabang dengan membawa 689 turis dari berbagai negara dan 449 Anak Buah Kapal ABK setelah menempuh perjalanan dari Colombo, Srilangka. Kapal mewah tersebut berbobot 42.363 gross tonnage, dengan panjang 206.5 meter, lebar 28.8 meter dengan 9 lantai penumpang dan 4 lantai crew.

Kemenpar RI punya target pada tahun 2016 untuk kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 12 juta dan wisatawan nusantara sebanyak 260 juta. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan untuk para wisatawan agar datang ke Indonesia. Memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) kemudahan masyarakat negara-negara di Asia Tenggara untuk datang ke Indonesia tanpa visa. Persaingan tidak saja memberikan semangat untuk maju dan dapat mengintropeksikan akan kekurangan-kekurangan yang harus dilengkapi kedepan.

Menanggapi kehadiran Cruise Seven Seas Voyager, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Sabang Zulfi Purnawati, mengatakan bahwa penyambutan kapal pesiar tersebut dilakukan pemeritah kota Sabang bersama BPKS dan menyiapkan segala sesuatunya dari jauh hari, sehingga serangkaian kegiatan seremonial berjalan lancar. Dikatakan Zulfi, untuk Cruise mewah berbendera Bahamas ini, baru pertama kali pertama mengujungi kota Sabang dan direncanakan, pada tangga 21 Januari esok akan kembali ke kota Sabang, setelah menyinggahi beberapa negara lainnya. “Dari tanggal 12 kemarin kita sudah siapkan untuk penyambutan kapal pesiar yang baru pertama datang ke Sabang ini, baik walcome dance dan lainnya bersama BPKS. Nanti tanggal 21 kapal ini akan kembali lagi ke Sabang,” ujar Zulfi.

Kabid Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Kemenpar RI, Bapak Iqbal Alamsjah sangat mendukung sekali akan keamanan bagi wisatawan. Media elektronik dan para blogger juga diminta untuk menyampaikan berita tentang keamanan pasca ledakan bom pos pol Thamrin. Kita harus bisa menjaga stabilitas informasi dan menghindari pemberitaan yang justru sangat merugikan Indonesia di bidang pariwisata. Menurut beliau kita punya target jangka panjang hingga tahun 2019 sebanyak 20 juta wisata mancanegara dan 290 juta wisata nusantara diharapkan dapat memanfaatkan Pesona Indonesia.

Seluruh Indonesia sudah aman dan media pemberitaan harus bisa mengontrol keadaan yang lebih baik tanpa menampilkan hal-hal yang mengerikan dan cenderung hanya ingin menaikkan trend pembaca saja. Perlunya pemikiran panjang agar penyampaian berita ini dapat memberikan informasi yang cepat tepat dan cermat. Semoga kapal mewah Cruise Mewah Seven Seas Voyager tidak hanya mampir di Sabang, NAD tetapi bisa singgah di wilayah Indonesia lainnya dan banyak potensi wisata yang terbaik di dunia ada di Indonesia. Wonderfull Indonesia.

TDB #TauDariBlogger Workshop PMI Dan HOPE

Oleh. M.Sobari

Setelah hari Minggu (10/1) mengadakan TDB Sarasehan yang menjadi ajang berkumpulnya para blogger #TauDariBlogger yang merupakan kegiatan kumpul bareng bersama yang di adakan di Gedung PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya No.47, Jakarta Pusat. Menjadikan harapan agar tema ”Solidaritas Untuk Sesama”, menjadi kampaye kita untuk bersinergi dengan siapa pun untuk menyuarakan hal-hal positif kepada masyarakat. Sinergi dilakukan antara TDB, PMI, Pesona Indonesia dan Cokelat Band. Tentunya kegiatan TDB tidak berhenti di sini saja. Dilanjutkan ajang TDB Workshop pada hari Jum’at (15/1) yang memfasilitasi beberapa peserta yang berasal dari NutyLaraswatyProject, Relawan PMI dan TDB manajemen dengan total peserta hanya 20 orang.

Kegiatan TDB Sarasehan dan TDB Workshop merupakan dukungan penuh dari PMI DKI Jakarta untuk memberikan appresiasi kepada masyarakat agar memperkenalkan aktivitas PMI yang sesungguhnya. Tidak saja kegiatan donor darah yang terselenggara di sana. Banyak sekali program-program yang berhubungan dengan kemanusian dan tanggap darurat bersama. PMI dan TDB menjadi partner yang baik untuk bergerak bersama demi kemajuan dan perkembangan komunikasi dan informasi melalui media sosial yang saat ini sangat berkembang cepat di Indonesia.

TDB workshop di buka oleh Bapak Dodi dari Kabid Humas PMI DKI Jakarta yang dimoderatori oleh M.Muchtar pada jam 11.00 siang, serta dilanjutkan dengan pengenalan materi “Fotografi Dari HP” yang menjadi narasumber adalah Devi Novi dari NutyLaraswatyProject. Berhubung hari Jum’at, bagi yang pria melakukan sholat Jum’at di masjid yang berada di dua sisi Gedung PMI, Kramat. Tetunya acara ini mendapat dukungan partisipasi dari Yayasan Gelang Harapan (HOPE) yang memberikan 25 box makanan siang yang diantar langsung oleh Mba Inas dari HOPE.

Hari Rabu (12/1) Kami dari TDB melakukan diskusi di ruang meeting lantai 4 Gedung PMI yang dilakukan bersama dari pihak PMI dan Yayasan Gelang Harapan (HOPE) bersama Mba Dian dan Mba Trysia yang merupakan perwakilan dari Wulan Guritno yang sedan promosi film I am HOPE. Beberapa kesepakatan antara PMI dan TDB dapat disetujui bersama, namun dari HOPE masih banyak pertimbangan karena padatnya acara yang dilakukan oleh manejemen HOPE.

Setelah kembali sholat jum’at dan makan siang, dilanjutkan pada jam 2.00 siang ini dengan melanjutkan beberapa materi mengenai fotografi oleh Devi Novi. Setelah itu dengan praktek teori fotografi dan dilanjutkan dengan praktek foto langsung ke beberapa area di lantai satu, mulai di bagian ruang donor darah, pantry dan komponen darah. Peserta sangat antusias sekali bisa melihat langsung kegiatan-kegiatan PMI yang tidak pernah kita ketahui. Saatnya kita bersama mengenal aktivitas sesungguhnya di PMI. Semua pesera sangat puas sekali ikut serta dalam kegiatan TDB workshop ini.

Tetapi ada hal yang menarik dari TDB workshop ini adalah pemutaran trailer film I am HOPE yang akan launching pada tanggal 18 Februari 2016 dan dimoderasikan oleh M.Sobari. Film ini sangat berhubungan dengan kemanusian dimana menceritakan penderita kanker yang dikemas sangat menarik sekali dan di sutradari oleh Wulan Guritno dan didukung oleh Yayasan Gelang Harapan dengan melakukan penjualan gelang harapan (HOPE) seharga Rp.100.000 yang nantinya hasil penjualan akan dikembalikan untuk kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas ruang kanker seperti di RSCM, Jakarta. Dalam waktu dekat pada hari Selasa (19/1) juga akan melakukan kunjungan bersama di Rumas Sakit Dharmais, untuk melihat langsung para penderita kanker yang sedang si rawat. Setelah itu peserta TDB workshop berkenan memberikan testimoni untuk gelangan harapan ini. Serta melakukan sesi “Fotografi Dari HP” dengan object gelang HOPE.

Disamping itu sebelum penutupan pihak PMI yang diwakili M.Muchtar memberikan penjelasan seputar kegiatan-kegiatan PMI yang berhubungan dengan proses donor darah dari pengelolahannya hingga terdistribusi ke pihak-pihak yang memerlukan. Proses inilah yang tidak pernah diketahui oleh masyarakat dan kecenderungan hanya beberapa bagian terluar saja yang diketahui. Tetapi saat ini semua peserta dapat lebih mengenalnya.

Waktu menunjukkan jam 4.00 sore, acara di tutup dengan harapan agar TDB workshop akan tetap rutin kita selenggarakan bersama antara PMI (Palang Merah Indonesia) DKI Jakarta dan TDB (Tau Dari Blogger). Terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah turut bersinergi yakni NutyLaraswatyProject, HOPE dan Jakartakita.com sebagai media partner.

Blogger TDB Bersinergi Dengan PMI, Pesona Indonesia dan Cokelat Band

Oleh. M.Sobari

Dihari Minggu (3/1) pada pagi hari disaat Jalan Sudirman – Thamrin merupakan hari pertama CFD (Car Free Day) di Tahun 2016. Saya berencana janjian di sekitar Sarinah dan akhirnya dapat berkumpul di McDonald lantai atas. Memang tidak semua hasil obrolan kami bertiga yakni Saya, Kak Ikung dan Kang Nuty. Pembicaraan ringan hingga menjadi serius pada akhirnya. Akhirnya Kak Ikung dengan ide menarik agar diadakan sebuah acara obrol bareng atau diusulkan dengan nama sarasehan. Akhirnya Kak Nuty juga bersedia memberikan tema “Digital Marketing” inipun juga berawal dari ide percakapan di group whatsAp menjadi sebuah ide yang terealisasi. Akhirnya saya membersiapkan diri untuk membuat rencana-rencana selanjutnya.

Hari Senin (4/1) pagi saya menetapkah langkah-langkah selanjutnya dan bertemu Bapak Iqbal Alamsjah di Kementerian Pariwisata, RI pada Bagian Biro Humas dan Komunikasi. Lokasi yang berada di Jalan Merdekan hanya menggunakan busway TransJakarta dari Halte Gelora, Senayan menuju Monas. Setiba di kantornya akhirnya saya langsung menuju ke ruangannya. Dengan semangat Pesona Indonesia dan Woderful Indonesia akhirnya tercetus kata-kata sinergi yang saling berkaitan atas wisata dengan kemanusia dan UKM seperti yang pernah dicetuskan oleh Mba Nuty Laraswati. Dengan senangnya Pak Iqbal atau biasa disebut oleh saya adalah Om Billy karena ternyata gemar lagu-lagu Amerika Latin.

Selanjutnya pada siang harinya saya langsung menuju Kantor PMI, Kramat menggunakan bis tingkat parawisata yang dikelolah oleh Dishub DKI Jakarta yang berada di halte khusus depan Museum Nasional dan menikmati kenyamanan bis gratis yang diberikan Pemda DKI Jakarta untuk para turis wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat dipergunakan oleh pemda DKI dengan baik. Akhirnya berhenti di Halte Masjid Istiqlal dan melanjutkan melalui JPO (Jembatan Penyebrangan Orang) untuk melanjutkan TransJakarta menuju Halte Pal Putih dan sesampaikan di PMI, Kramat saya bertemu dengan Pak M.Muchtar, Humas PMI DKI Jakarta dan membicarakan perihal sinergi PMI dan Pesona Indonesia akhirnya menjadi kesimpulan untuk membuat tema, “Solidaritas Untuk Sesama”. Dengan demikian banyak ide dan harapan untuk mengembangan ide kreasi bersama blogger #TauDarBlogger. Juga saat yang bersamaan bertemulah dengan Mas Muji, seorang kreatif website yang juga akan mendukung pembuatan website portal #TauDariBlogger. Tentunya ini menjadi dukungan yang baik untuk tetap menjadi perhatian dan tantangan yang lebih baik.

Tidak hanya pagi dan siang, saya berusaha untuk merangkai kegiatan ini dengan mengajak berbagai pihak. Pada malam harinya, Kak Ikung dari media online www.jakartakita.com memberikan saya nomer kontak manajemen COKELAT Band agar turut mendukung kegiatan TDB sarasehan. Ini seperti sebuah keajaiban, Mas Ervan, manejer menyetujui untuk kegiatan bareng pada hari Minggu (10/1). Usaha terus menerus akhirnya dapat juga menyatukan berbagai sisi-sisi yang lain untuk saling bersatu padu.

Penggunaan aplikasi whatsApp untuk membuat group Panitia #TDBsarasehan menjadi sarana yang menjadi pelengkap untuk berkomunikasi kapanpun dan dimanapun. Saya dengan dukungan teman-teman TDB sarasehan akhirnya mendukung untuk pembagian tugas akhirnya dengan waktu cepat panitia terbentuk. Diantaranya Kang Muchtar, Kak Ikung, Mba Nuty, Mba Hermini, Ceu Liswanty, Mas Yanto dan saya sendiri Sobari. Kekuatan komunikasi inilah yang menjadikan kita tetap eksis bersama. Dengan waktu yang sangat singkat sekitar 5 hari, akhirnya dengan koordinasi yang baik dan saling pengertian menjadi bagian kepercayaan kita untuk membetuk sebuah kegiatan dari blooger, untuk blogger dan dimanfaatkan bersama blogger TDB #TauDariBlogger

Tema acara yang bertajuk “Solidaritas Untuk Bersama” menjadi geralan sinergi untuk menggerakkan kemajuan Indonesia di masa MEA (Masayarakat Ekonomi ASEAN) yang sudah tidak ada batas wilayah lagi bagi kegiatan bersama masyarakat ASEAN. Perlu kita masyarakat Indonesia untuk saling bersinergi akan tercipta kebersamaan yang baik dengan kreatifitas dan kesempatan anak negeri ini untuk tetap hadir di negeri sendiri. Tentunya saya meminta teman-teman yang bersinergi untuk berbagi medsos tweeter seperti TDB @TauDariBlogger, Pesona Indonesia @HumasKemenpar, Cokelat Band @CokelatBand, PMI @PMIDKIJakarta.

Pelaksaan acara di Hari Minggu (10/1) pada jam 12.00 – 16.00. Sesuai rencana berhasil dengan baik. Terlebih dahulu pihak panitia TDB Sarasehan, M.Muchtar selaku Panitia TDB sarasehan memberikan sambutan,harapan kami dengan terlaksananya Sarasehan ini akan menjadi langkah yang bermanfaat bagi kami untuk mewujudkan “Solidaritas Untuk Sesama” dan disusul oleh Pak Iqbal Alamsjah dari Pesona Indonesia dan dengan memberikan kata-kata sambutan yang selalu kita ingat oleh kita dengan mengucapkan Pesona Indonesia dan para hadirin Blogger TDB mengucapkan….”Wonderfull”…. Penuh semangat dan baik untuk memberikan informasi tentang Indonesia yang baik.

Sarasehan PMI Prov. DKI Jakarta dengan Blogger TDB (Tau Dari Blogger) ini, dengan moderator oleh Moh. Sobari, S.Kom, dibagi kedalam 3 sesi.

Pertama, mengenai Perlunya UU Kepalangmerahan, dengan pembicara Herman, S.Kom (Diseminator PMI), dalam materi yang disampaikan bahwa, penyalahgunaan lambang Palang Merah di Indonesia sampai saat ini masih banyak, karena semua pihak bebas mempergunakan lambang tersebut baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk bisnis. Padahal, pengguna lambang Palang Merah yang berhak adalah Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Medis Militer TNI. Herman juga mengajak para blogger untuk mendukung “Pengesahan RUU Kepalangmerahan”, imbuhnya.

Sesi kedua, ini membahas Tahun 2016 Peran digital media mulai diperhitungkan, dengan pembicara Nuty Laraswaty (Digital Media Expert). dalam materi yang disampaikannya. “Tahun ini digital media menjadi satu sarana online terpadu yang sangat diperhitungkan, hal ini disebabkan karena dimana saja kita berada, digital media berperan besar dalam kehidupan sehari-hari,” Katanya.

Sesi ketiga, membahas Gerakan Kebersihan Pantai yang dilakukan oleh Cokelat Band bersama Kementerian Koordinator Maritin dan Sumber Daya Manusia (Kemenko Maritim & SDM). Perlunya kita berbuat untuk menjaga kebersihan di seluruh pantai di Indonesia. Citra kita jelek akibat buruknya kesadaran kita untuk selalu menjaga kebersihan. Pada kesempatan itu Cokelat Band mempersembahkan lagu Merah Putih untuk sahabat TDB.

Semangat dalam Solidaritas Untuk Bersama, ini menjadi sebuah gerakan buat TDB sarasehan berikutnya dengan memberikan kesadaran pentingnya kita semua untuk bersinergi. Diakhiri dengan foto bersama dengan Cokelat Band dan memberikan testimoni untuk kegiatan blogger TDB #TauDariBlooger. Pastinya blooger bisa bikin acara karena dari blogger, untuk bloogger dan bermanfaat buat blogger sahabat TDB #TauDariBlogger.

Sinergi Puteri Pariwisata Indonesia Bersama EL JOHN dan KOPI

Mendengar Puteri Pariwisata Indonesia, tentunya kita akan melihat sesuatu yang cantik dan pintar serta mengetahui sisi hasilnya saja yang berdiri didepan dengan senyuman yang menawan. Tentunya kita ingin mengetahui latar belakang saat mengikuti finalis dan tugas-tugas berikutnya. Saya sebagai anggota KOPI (Koalisi Onlie Pesona Indonesia) berkesempatan hadir ke Kantor EL JOHN di APL Tower Central Park Lantai 16, Jalan S. Parman, Jakarta Barat pada hari Rabu (06/01) pada jam 12.30 WIB. Kehadiran KOPI sangat diharapkan sekali oleh tuan rumahnya yakni Bapak Jhonnie Sugiato, pemilik jaringan EL JOHN yang bergerak pada bidang, Tourism, Business, Lifestyle Channel

Ternyata pengalaman Puteri Pariwisata Indonesia, bisa menjadi sesuatu hal yang menarik jika kita buat menjadi sebuat tulisan. Tulisan-tulisan ini yang dituangkan dalam sebuah blog dapat berbagi pengalaman dengan yang lainnya dan pada akhirnya dapat dibukukan. Saat itu pihak EL JOHN memperkenalkan tiga Puteri Pariwisata Indonesia antara lain, Delvia Wirajaya (Miss Tourism Queen of The Year International), Ivhanrel Sumera (Word Miss University Indonesia 2015) dan Cordoella Fisela (Miss Earth Indonesia Water 2015).

Namun sebelum tiganya bercerita tentang pengalamannya. Terlebih dahulu Azhara, finalis Puteri Pariwisata Indonesia, perwakilan dari Jawa Barat. Berkesempatan memberikan ID KOPI kepada Bapak Johnnie Sugiarto, pemilik jaringan EL JOHN dan memiliki 10 francise internasional pageants dari berbagai event yang berbeda serta menjadikan warga KOPI kehormatan dan disaksikan oleh teman-teman dari media online dan blogger. Suatu kehormatan juga buat Azhara yang pada saat kedatangan Sergie Brin ke Indonesia setelah berlibut ke Raja Ampat, Papua Barat berkesempatan hadir di Kementerian Pariwisata dan bertanya kepada sang founder Google. Pengalamannya sangat bermanfaat dan jika ditulis sangat bermanfaat untuk ketahui oleh orang banyak.

Country Branding yang dipopulerkan oleh Menteri Parawisata, Arief Yahya sangat didukung oleh EL JOHN dan KOPI untuk menyampaikan informasi positif tentang Indonesia. Akibat bencana alam letusan gunung di beberapa daerah dan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan menjadi berita buruk yang menyebabkan wisatawan mancanegara mengurungkan niatnya untuk datang ke Indonesia. Namun akibat kurangnya pengenalan tentang Indonesia sehingga mereka pikir Indonesia itu kecil, Namun dengan kegigihannya Pak Johnnie Sugiarto dalam menyampaikan tentang Indonesia di luar negeri bahwa negara kita ini dari Sabang sampai Merauke terdiri dari 17 ribu pulau-pulau atau luasnya bisa disamakan jarak antara London sampai Arab Saudi. Inilah penting country branding untuk diperkenalkan ke seluruh masyarakat Indonesia baik pengguna media sosial , media cetak dan online serta para blogger agar memberikan citra positif tentang Indonesia. Misalkan, masalah di Kota Jakarta akan berbeda di Kota Makasar karena berbeda pulau dan berjarak cukup jauh atau kejadian di Papua berbeda denga di Kalimatan dan seterusnya. Red Notice yang dikeluarkan oleh sebuah negara berakibat wisatawan negara tersebut dilarang untuk datang ke tujuannya di Indonesia, hal ini sangat merugikan bagi kepentingan pariwisata Indonesia. Bandingkan dengan Malaysia yang pada tahun 2015 dapat mendatangkan 28 juta wisata mancanegara, Thailand mendatangkan 30 Juta wisman dan Indonesia hanya mendatangkan wisma sebanyak 10 juta. Memang Indonesia sangat kurang sekali infrastruktur pendukung untuk parawisata sehingga bisa perhatikan bahwa Pulau Bali pada tahun 2015 hanya mendatangkan 4 juta wisman dibandingkan dengan kota Bangkok dan Negara Singapore yang memiliki hanya 1 kota saja.

Finalis Puteri Pariwisata Indonesia 2015 bercerita tentang pengalamannya bersama KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) yang terdiri dari media online dan blogger di antaranya,
Delvia Wirajaya (Miss Tourism Queen of The Year International) yang memberikan pendapatkan bahwa
dalam markerting tentunya sangat penting untuk promosi sehingga diperlukan edukasi dengan tidak pernah berhenti. Negara perlu memberikan kontribusi buat perkembangan pariwisata di Indonesia.
Cordoella Fisela (Miss Earth Indonesia Water 2015) yang berasal dari Sulawesi Utara.
Menurutnya bahwa pengalaman itu sangat besar pengaruhnya bagi diri sendiri dan dapat memberikan inspirasi bagi pemuda Indonesia untuk terus maju membangun negeri ini melalui pariwisata.
Ivhanrel Sumera (Word miss university indo 2015)
Asal dari Maluku, runner up 1 untuk Puteri Parawisata. Pengalaman ketika di Malaysia dimana berbagai kandidat dari negara-negara lain selalu memberikan image yg baik untuk negaranya sebagai country branding yang baik.

Jaringan EL JOHN merupakan dukungan terhadap pariwisata Indonesia diantaranya Tourism, Business, Lifestyle Channel.
EL JOHN Media adalah sebuah devisi dari EL JOHN Indonesia yang khusus bergerak dalam Media, Radio FM – Radio EL JOHN Online adalah radio pariwisata pertama dan satu-satunya di Indonesia yang fokus membahas dunia pariwisata, bisnis dan gaya hidup, Majalah Pariwisata TRAVEL CLUB, Portal berita EL JOHN NEWS.COM adalah media online Indonesia yang hadir mewarnai jagat pemberitaan online, memberikan konten berita terbaru dan informatif kepada seluruh pengguna internet Indonesia dan dunia, serta EL JOHN streaming TV adalah jaringan siaran tv melalui internet yang materinya on deman, dengan demikian pemirsa bisa memilih mau menonton program apa saja dan memilih video apa saja, pastinya bisnis pariwisata dan bisnis gaya hidup ada dalam list program talkshow atau video kuliner nusantara yang akan menambah pengetahuan tentang ragam kuliner nusantara yang sangat kaya.
EL JOHN hotel berada di Pulau Bangka adalah ISTANA Pool Villas & Spa di Sungailiat, Bangka dan di Sumatera Selatan adalah PARAI Puri Tani Hotel di Martapura yang merupakan hotel bintang tiga bernuansa bisnis dan city yang terletak di tengah kota Martapura, Sumatera Selatan terdiri dari 50 kamar dengan berbagai tipe.
Tidak di situ jadi di dunia pendidikan EL JOHN memiliki SMK Pariwisata.
Namun menurut Bapak Johnnie Sugiarto ada juga jaringan EL JOHN di luar Tourism, Business dan Lifestyle adalah EL JOHN Medica adalah jasa pelayanan transportasi medis atau medical evacuation “bed to bed service”.
Tagline EL JOHN adalah Bringing Indonesia Culture in The Words.

Endose pariwisata Indonesia memiliki beragam di dunia diantaranya 70% kekayaan dunia ada di Indonesia. Seperti Komodo, hanya ada di Indonesia yakni di Pulau Komodo. Indonesia harus membuat daya dukung lingkungan di Pulau Komodo.
Perlu ada ahli daya dukung lingkungan contoh Taman Laut Bunaken, mengalami kemunduran akibat tidak ada cara menghitung yang baik, akibat banyak pengunjung yang tak terkendali berakibat banyaknya sampah dimana-mana.
Ada beberapa objek wisata yang tak pernah di expose.
Contohnya di Riau seperti sungai airnya berbalik, namanya Gono. Juga ada di China seperti halnya sama tetapi kiri kanan sudah di beton dan menjadi objek wisata yang dilengkapi berbagai toko dan restauran.
Keadilan didunia tidak pernah ada yang ada adalah kepentingan yang ada, seperti kata Johnnie Sugiarto. Saatnya sekarang yang dibutuhkan untuk mendukung Pariwisata Indonesia adalah Sinergi Puteri Pariwisata Indonesia Bersama EL JOHN dan KOPI.

Kemenpar Arief Yahya, Sambut Awal Tahun 2016

Disaat menjelang akhir tahun 2015 pada hari Rabu (30/12) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta. Menteri Pariwisata, Arif Yahya bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dan Pejabat Eselon 1 serta Ketua Asosiasi Pariwisata, memberikan penjelasan umum tentang kinerja kementrian selama tahun 2015.

Menpar Arief Yahya, saat peresmian pameran di Gd.Sapta Pesona (Foto : Kopi)
Menpar Arief Yahya, saat peresmian pameran di Gd.Sapta Pesona (Foto : Kopi)

Banyak hal yang sudah dicapai selama periode 2015. Seperti yang dituturkan Menpar Arief Yahya, bahwa angka sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari hingga Oktober 2015 secara komulatif sebanyak 8.017.589 wisman dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2014 sebanyak 7.755.616 wisman. Diperkirakan pada akhir Desember 2015 kunjungan wisman sebesar 10,017 juta wisman atau tumbuh 5.81%. Menghasilkan devisa sebesar US$ 11,9 miliar atau setara Rp. 163 triliun. Jadi bisa dibuat rata-rata wisman berkunjung ke Indonesia adalah 8,50 hari dengan pengeluaran sebanyak US$ 1.190/wisman per kunjungan.

Begitu juga untuk wisnus (wisatawan nusantara) untuk periode Januari hingga Oktober 2015 sebanyak 208 juta perjalanan sehingga diperkirakan pada akhir Desember 2015 sebanyak 255,05 juta dan uang dibelanjakan mencapai Rp.224,68 triliun dengan perhitungan pengeluaran per perjalanan setiap wisnus sebesar Rp.880.925.

Target tahun 2015 telah tercapai dengan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 4,23% atau melampaui target 4% dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 12,16 juta. Meskipun begitu sebagai perbandingan (benchmarketing) dengan negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia, Singapura dan Vietnam, jauh lebih baik dan potensi Indonesia masih banyak yang belum digarap.

Menpar Arief Yahya (Foto : KOPI)
Menpar Arief Yahya (Foto : KOPI)

Target Pariwisata 2016

Untuk mendukung target tahun 2016 dengan wisman sebesar 12 juta dengan devisa diperkirakan sebesar Rp. 172 triliun dan wisnus sebesar 260 juta perjalanan dengan uang yang dibelanjakan dengan perkiraan Rp. 223,6 triliuin. Kontribusi PDB nasional meningkat 5% dengan serapan tenaga kerja 11,7 juta. Untuk mendukung ini diperlukan kerjasama stakeholder pariwisata dan kampaye komunikasi pemasarab melalui media internasional (cetak, elektonik dan online) maupun media luar ruang.

Dengan memperkuat branding Wonderful Indonesia diharapkan Kegiatan advertising dan selling dapat melibatkan para pelaku bisnis pariwisata dengan kegiatan pameran internasional di mancanegara. Kegiatan sales mission di beberapa negara di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika Utara dengan meningkatkan penjualan paket-paket wisata serta meningkatkan rasa percaya diri para industri pariwisata nasional dari para buyers mancanegara.

Menpar Arief Yahya, menjelaskan kesiapan pariwisata dalam menyambut diberlakukannya MEA (Masyaraka Ekonomi ASEAN) pada tahun 2016 antara lain dengan mempersiapkan 28 standar usaha pariwisata serta menyiapkan 1.500 auditor standar usaha pariwisata Kemenpar memfasikitasi sertifikat kompetensi. Disamping itu juga, Menpar, Arie Yahya mengingatkan tahun 2016 akan penuh tantangan akibat perlambatan ekonomi global dengan penurunan harga minyak serta masih ada gangguan bencana alam yang terjadi di Indonesia. Namun begitu tantangan inilah yang akan menjadi ujian agar dapat terpenuhinya target-target yang akan dicapai dengan baik. Semoga dengan semangat Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia menjadi daya tarik yang sangat luar biasa. Sukses Pariwisata Indonesia.

KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) bersama Menpar Arief Yahya. (Foto :KOPI)
KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) bersama Menpar Arief Yahya. (Foto :KOPI)

Film NGENEST, Sebuah Pesan Dari Ernest Prakasa

Serbuan film asing menjadi inspirasi anak-anak muda Indonesia untuk membuat film lokal yang bersuasana Indonesia yang sesungguhnya sangat menarik untuk bisa ditonton menjadi bahasan dan kajian bersama. Ini juga menjadi fenomena yang menjadikan kekayaan bangsa dan negara kita untuk melengkapi keanekaragaman suku bangsa dan budaya.

Film source NGENEST disutradarai dan naskahnya ditulis oleh Ernest Prakasa. Adapun para pemain yang membintangi film NGENEST diantaranya Ernest Prakasa dan Kevin Anggara. Menjadikan film yang membuat inspirasi buat kita semua. Karena ide-ide dari banyak penulis muda menjadi sesuatu yang bisa diaplikasikan kedalam seni perfilman nasional. Banyak kosakata yang bisa menjual buat sebuah judul dan tidak saja judul bahasa Inggris yang bisa laku dipasaran.

NGENEST yang berasal kata dari mengenaskan adalah sebuat kata yang berarti kekecewaan, sakit hati atau memelas. Tapi apapun namanya kita bisa mengartikan bahwa film ini memberikan pesan bahwa sangat berat sekali menjadi kaum minoritas yang sering kali menjadi bahan pelecehan dalam pergaulan. Namun semua pasti ada solusi yang dapat diselesaikan dan melalui film ini yang bergendre komedi dengan lama tayang 90 menit dapat kita saksikan bersama.

Film NGENEST ini menceritakan pengalaman Ernest Prakasa sejak dari masa sekolah, kuliah hingga dari pacaran sampai menikah. Tentunya lengkap sekali dan memilih pesan melalui kejenakaannya. Karena memang Ernest adalah salah satu komedian dari Stand Up Commedy yang berdarah keturunan yang sukses menjadi juara ketiga di ajang lomba tersebut dan juga dikenal sebagai seorang komedian Tionghoa-Indonesia yang sering menjadikan kehidupan etnisnya sebagai materi komedi tunggal.

Dalam film ini disebutkan kata Cina yang konon cerita juga berarti sindiran dengan maksud bernada diskriminasi. Padahal kata pengganti cina ini sudah diatur oleh Pemerintah RI melalui Keputusan Presiden menjadi Tiongkok. Namun dalam film ini menjadi sesuatu penyampaian bahwa menjadi sesuatu yang berbeda dengan ciri khas seperti bewarna kulit putih dan bermata sipit menjadi sesuatu yang terkadang menjadi sebuah sebutan yang terkadang dibikin serius menjadi sebuah ejekkan dan bullyan, seperti yang alaminya saat masa kecil disekolah. Cita-cita Ernest yang ingin menikahkan seorang wanita pribumi bernama Meira, dengan maksud untuk merubah turunannya agar memiliki wajah pribumi dan mendapatkan sedikit tantangan dari calon mertuanya, pastinya dia mencari seorang perempuan yang seiman dengannya, namun calom mertuanya punya pengalaman pernah ditipu oleh seorang cina saat berdagang.

Cobaan terus menerus berakibat Ernes kabur dari kehidupan ke sebuah tempat dimana hanya teman akrabnya Patrik (diperankan oleh Kevin Anggara) yang mengetahui tempat persembuyiannya. Namun inilah tantangan yang harus dihadapi oleh Ernast bahwa istri yang telah dinikahi dan mengandung calon bayi yang akan menjelaskan juga apakah wajahnya mirip dia ?

NGENEST adalah sebuah film bergenre komedi yang akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia dan merupakan hasil adaptasi dari Novel yang berjudul sama. Film ini di produksi oleh Starvision Plus. Penasaran…yuks segera saksikan bersama-sama.