Peresmian Sosialisasi GeMa CerMat.

Sosialisasi GeMa CerMat Dengan CBIA


Berbeda dengan peserta yang lain, khusus peserta yang melakukan proses edukasi CBIA (Cara Belajar Ibu/Insan Aktif) yang terdiri dari delapan orang termasuk saya diperlukan waktu datang terlebih dulu pada jam 11.00 pada hari Jumat (27/11/2015), tempat acara di lantai 2 Gedung Prof Dr Suyudi dengam mengadakan briefing terlebih dahulu. Ada tiga kelompok masyarakat terdiri dari ibu-ibu PKK Kelurahan Kebayoran, Kelompok Masyarakat Bekasi dan Blogger untuk melakukan sosialisasi GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat).

Setelah sholat jum’at di masjid yang berada di lantai 5 pada gedung yang sama, sebelum dilakukan peresmian sosialisasi GeMa CerMat dengan ibu Menteri Kesehatan, saya melakukan registrasi dan makan siang terlebih dahulu serta menunggu tamu undangan yang lainnya dari berbagai unsur masyarakat dan beramah tamah dengan yang lainnya

Inilah kesempatan kita mengetahui akan pentingnya penggunaan obat secara tepat dengan membaca informasi dengan cermat dan juga menggunakan antibiotik hanya dengan resep dokter. Berbagai metode yang dilakukan seperti Swamedikasi yakni upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum memutuskan mencari pertolongan ke fasyankes/nakes.

Menkes bersama Kader GeMa CerMat

Menkes bersama Kader GeMa CerMat

Sekitar jam 14.00 barulah acara sosialisasi pencanangan GeMa CerMat dimulai dengan hadirnya ibu Menteri Kesehatan, Prof. Dr dr. Nila Farid Moelek, SpM (K) yang didampingi oleh Dirjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D dan Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian, Drs Bayu Teja Mulawan, M.Pharm.MM.Apt. Saat naik diatas podium Ibu Menkes mengatakan bahwa banyak kejadian dimasyarakat karena ketidaktahuan mengkonsumsi obat yang mengakibatkan efek sampingannya seperti pemakaian steroit yang berakibat pengguna mengalami gangguan penglihatan akibat terganggu syaraf mata. Inilah yang perlu diantisipasi bersama agar tidak terulang kejadian lainnya di masyarakat.

Kader GeMa CerMat, Mba Donna Imelda dari Kelompok Blogger

Kader GeMa CerMat, Mba Donna Imelda dari Kelompok Blogger

Dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda resminya pencanangan GeMa CerMat dan memberika rompi kepada tiga kelompok yang diwakili oleh Kader GeMa CerMat sehingga diharapkan dapat memberikan edukasi ke masyarakat. Ketika ibu Menteri Kesehatan menghampiri meja dari Kelompok Blogger, melalui ketua kader GeMa CerMat Mba Donna Imelda menyatakan bahwa pemakaian obat harus senantiasa dicermati adalah komposisi kandungan zat aktif, indikasi khasiat/kegunaan obat, aturan pakai cara penggunaan obat, efek samping obat yang merugikan, kontra indikasi dengan kondisi yang menyebabkan penggunaan obat tersebut tidak dianjurkan atau dilarang dan kadaluasa yakni waktu yang menunjukkan batas akhir obat masih berkhasiat dan aman digunakan.

Tarian Tradisional Dengan Modifikasi Musik Modern

Tarian Tradisional Dengan Modifikasi Musik Modern

Selingan tari-tarian tradisional dengan perpaduan modern menambah keanekaragaman budaya di tanah air dan ini artinya proses sosialisasi GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) menjadi sesuatu yang harus dapat diketahui oleh masyarakat Indonesia melalui berbagai informasi yang tersebar di media sosial dan juga dapat dilakukan secara perkelompok melalui CBIA (Cara Belajar Ibu/Insan Aktif). Ini dapat dilakukan melalui kelompok-kelompok masyarakat pada kegiatan tertentu seperti arisan, karang taruna, ibu-ibu PKK ataupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan itu hadir Bapak Hari Paraton, SpOGK memberikan penjelasan dengan tema Ketika Antiotik Sudah Tidak Berguna. Dimana peran antibiotik menjadi cara menyembukan milyaran umat manusia dan operasi sembuh tanpa infeksi. Kegunaan bakteri normal adalah untuk memecah protein, mencerna makanan, stimulasi pembentukan antibodi, menghambat pertumbuhan bakteri jahat, jamur dan membentuk vit K dan B. Sehingga diperlukan penggunaan antibiotik bijak pada semua tingkat fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta. Diskusi diakhiri dengan tanya jawab dengan para peserta dengan antusias menanyakan berbagai hal yang berhubungan dengan antibotik.

GeMa CerMat

GeMa CerMat

Semoga GeMa CerMat dapat tersosialisasi dengan baik ke masyarakat Indonesia dan akan menjadi sebuah gerakan yang dapat menciptakan kehidupan dengan tingkat kecerdasan yang tinggi sehingga dapat menghidari dampak sampingan dari obat yang kita minum. Kemudahan akses melalui website www.kemkes.go.id dan www.binfar.kemkes.go.id serta melalui media sosial facebook Cerdas Gunakan Obat dan twiter @gemacermat diharapkan dapat menjadikan sarana informasi dan komunikasi yang tepat, cepat dan murah serta effisien dimasa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>